32 IKM Terima Sertifikat Uji Nutrisi

by -43 views

WONOSOBOZONE.COM – Pentingnya label nutrisi pada produk makanan dan minuman bagi konsumen, menjadi salah satu perhatian Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo terhadap para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Oleh karena itu Disnakerintrans memfasilitasi para pelaku IKM untuk mendapatkan sertifikat uji nutrisi.

Seperti hari ini, Kamis (20/1/2022) bertempat di Pendopo Bupati, Pemkab melalui Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar menyerahkan sertifikat uji nutrisi kepada 32 IKM yang merupakan kerjasama antara Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo dengan laboratorium Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

Usai menyerahkan Sertifikat, Wabup menyampaikan bahwa Pemkab Wonosobo selalu berupaya untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk hasil industri lokal, dimana geliat sektor perindustrian di Kabupaten Wonosobo semakin meningkat meskipun berada ditengah Pandemi Covid-19. Dimana kontribusi sektor industri pengolahan di Kabupaten Wonosobo, ditopang oleh industri pengolahan makanan dan minuman atau industri pangan.

Dalam meningkatkan peran strategisnya, pemerintah senantiasa mengupayakan pemberdayaan industri kecil dan menengah, demi mewujudkan industri kecil dan menengah yang berdaya saing, mampu berperan secara signifikan dalam penguatan struktur industri nasional, pengentasan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta mampu menghasilkan barang dan jasa untuk keperluan ekspor.

“Salah satu upaya mewujudkan daya saing produk adalah melalui standarisasi atau sertifikasi. Namun baru sebagian kecil dari industri kecil dan menengah yang memiliki sertifikasi. Saya harap kedepan akan semakin banyak fasilitasi sertifikasi atau standarisasi produk olahan di Wonosobo, termasuk sertifikasi uji nutrisi, sertifikasi halal, serta didalamnya memperhatikan packaging atau pengemasan produk, untuk mampu bersaing dengan produk lainnya diera industry,” ungkap Albar.

“Dengan adanya sertifikat uji nutrisi ini, saya harap industri yang jalankan dapat lebih maju, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian daerah,” pungkas Wabup.

Sementara itu Kepala Disnakerintrans Wonosobo Prayitno, mengatakan bahwa Label nutrisi merupakan panduan sekaligus bentuk perlindungan konsumen dalam membeli produk. Melalui label nutrisi konsumen dapat mengetahui komposisi penting dalam produk tersebut. Hal tersebut penting dilakukan karena komposisi dan kandungan produk tersebut bisa diketahui manfaatnya.

Menurutnya baru sebagian kecil IKM di Wonosobo yang mempunyai sertifikat uji nutrisi. Di tahun 2021 Pemkab memfasilitasi 32 IKM untuk memperoleh Sertifikat Uji Nutrisi. Di tahun 2022 Pemkab akan memfasilitasi 30 IKM untuk bisa memperoleh Sertifikat Uji Nutrisi.

“Secara bertahap Pemkab akan terus berusaha membantu dan memfasilitasi para IKM untuk memperoleh sertifikat uji nutrisi,” pungkas Prayitno.

Leave a Reply

Your email address will not be published.