Ratusan Sambungan Air Bersih, Sanitasi Dan Sertifikat PTSL Diserahkan Kepada Warga Desa Kayugiyang

by -51 views

WONOSOBOZONE.COM – Bupati bersama Wakil Bupati Wonosobo hari ini meresmikan program DAK Air Minum dan Sanitasi serta menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Systematis Lengkap (PTSL) kepada warga masyarakat desa Kayugiyang Kecamatan Garung, kamis (23/9/2021).

Program DAK Air Minum merupakan program Pemerintah yang didanai oleh APBN dengan tujuan meningkatkan cakupan pelayanan akses air minum, serta  tersedianya SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) yang berkualitas, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan mayarakat.

Program DAK Air minum Pemkab Wonosobo, melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPU PR), yang menyasar desa Kayugiyang menyalurkan 150 sambungan rumah (SR) air minum. Dimana program ini untuk mengcover warga masyarakat yang belum terjangkau oleh saluran PDAM. Dengan memanfaatkan sumber mata air yang ada, dan dikelola mandiri oleh penduduk setempat.

Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Penuh Semangat, Miharto, mengatakan bahwa di desa Kayugiyang memang  banyak warga yang mengalami kesulitan terkait kecukupan air bersih, atau air minum. Ada dua dusun yang belum terjangkau oleh saluran PDAM, yakni dusun Kayugiyang dan dusun Banaran, sehingga dengan program DAK Air Minum ini, masyarakat sangat terbantu, walaupun belum semua warga bisa menikmatinya.

“Memang di desa kami tidak tercukupi terkait kebutuhan air minum, di desa kayugiyang hanya dua dusun yang sudah masuk dalam wilayah PDAM, sementara dua lainya belum, sehingga dengan DAK ini sangat membantu, walaupun belum semua terjangkau, dusun Kayugiyang ada sebanyak 150 Saluran Rumah (SR), Dusun Banaran baru 55 SR, padahal ada 400 KK, namun kami akan berupaya maksimal bagaimana caranya melanjutkan memikirkan warga Banaran dengan memanfaatkan sumber mata air Si Wuru,” ungkap Miharto.

Untuk sanitasi sendiri menurut informasi yang diperolah dari pendamping Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Agustin, pelaksanaan program dilakukan dengan membuat septictank komunal dan individu, untuk yang komunal ada 5 titik yang ada di dusun Banaran, dan pertitik dipakai bagi 10 SR. Sementara yang individu ada 8 SR di dusun Kayugiang.

Sementara itu, sebanyak 500 lembar sertifikat tanah warga desa Kayugiyang Kecamatan Garung hari ini diserahkan. Secara simbolis Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, S.Ag., disaksikan penduduk setempat.

Selaras dengan itu Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag menyampaikan Kepemilikan sertifikat tanah ini sangat penting sebagai dasar atas hak milik kepemilikan bidang tanah, disamping itu juga akan berdampak pada peningkatan nilai ekonomi bidang tanah.

“Namun saya berpesan kepada masyarakat Desa Kayugiyang, jangan sampai setelah mendapatkan sertifikat tanah nanti langsung dijadikan agunan kredit di perbankan, apalagi untuk kebutuhan komsumtif, tapi untuk mendukung usaha pertanian, perdagangan dan usaha lainnya, itupun saya harapkan tetap memperhatikan kemampuan untuk membayar cicilan, dengan begitu tidak akan menganggu serta membebani usaha yang sudah dilakukan, membiayai kebutuhan pokok sehari-hari ataupun membiayai anak sekolah,” harap Bupati.

“Sekali lagi saya tegaskan disini, bahwa dengan adanya sertifikat tanah ini akan meningkatkan taraf ekonomi dan masyarakat Desa Kayugiyang, yang 10 tahun atau 20 tahun lalu berstatus desa IDT (Inpres Desa Tertinggal), saya lihat mulai beranjak menjadi desa berkembang, tentu upaya itu harus kita tingkatkan dengan komitmen dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, mari kita gali potensi SDM dan SDA yang ada di Desa Kayugiyang untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Menurut Kepala BPN Wonosobo, Siyamto, A.Ptnh., M.Si., menuturkan untuk wilayah Desa Kayugiyang mendapatkan fasilitas pembuatan sertifikat dengan jumlah sebanyak 1450 lembar, dan secara bertahap sudah terselesaikan, Termasuk diserahkan hari ini sebanyak 500 lembar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *