Ada Ribuan Formasi, Pelamar CASN Pemkab Wonosobo Diimbau Tak Tergiur Calo

by -41 views

WONOSOBOZONE.COM – Pemerintah Kabupaten Wonosobo membuka 1.579 formasi baru untuk penerimaan calon aparatur sipil Negara (CASN) Tahun 2021. Kepastian perihal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah, DR Prayitno, seiring dengan diterbitkannya surat resmi pengumuman seleksi pengadaan CASN di lingkungan Pemkab Kabupaten Wonosobo Tahun 2021.

Dalam surat bernomor 810/0695 yang ditandatangani Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo tersebut, dijelaskan secara detail, baik jenis formasi maupun persyaratan yang wajib dipenuhi masing-masing pendaftar.

“Untuk pengadaan CASN Tahun 2021 ini, kebutuhan paling besar masih ada pada tenaga kependidikan, yaitu mencapai 1.424 formasi atau 90,2 %,” terang Prayitno saat ditemui pada Senin (5/7/2021). Keseluruhan tenaga kependidikan tersebut, menurut Prayitno berasal dari formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan akan ditugaskan sebagai guru pada jenjang SD dan SMP di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo.

Sementara, untuk tenaga non kependidikan, Prayitno menjelaskan Pemkab Wonosobo membuka 156 formasi, terdiri dari 21 formasi tenaga teknis, dan 134 tenaga kesehatan, termasuk di dalamnya 3 formasi yang ditujukan bagi penyandang disabilitas.

“Untuk tenaga non guru, Pemkab Wonosobo menyediakan 156 formasi, dengan rincian 134 tenaga kesehatan, dimana 14 formasi diantaranya merupakan PPPK, kemudian ditambah tenaga teknis 21 formasi, termasuk di dalamnya ada 3 formasi untuk penyandang disabilitas,” bebernya.

Ketentuan beserta persyaratan yang wajib dipenuhi pendaftar, menurut pemegang gelar Doktor dari Universitas Diponegoro itu, secara lengkap, telah diunggah pada website resmi BKD Wonosobo, yaitu http://casn.wonosobokab.go.id. Para peminat formasi, dikatakan Prayit dapat mengunduh pengumuman resmi dengan membuka laman tersebut.

Selain melalui website resmi, sejumlah informasi terkait seleksi pengadaan CASN Pemkab Wonosobo menurut Prayitno juga dipasang pada laman media sosial Instagram, Twitter dan juga dapat ditanyakan di layanan informasi BKD, baik melalui Whatsapp di nomor 081225845379, maupun layanan hotline di nomor 0286-321221. Kepada para calon ASN Pemkab Wonosobo, Prayit juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi pengadaan CPNS dan PPPK tersebut tidak dipungut biaya dan dilaksanakan dengan transparan.

“Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya, dan perlu kami tekankan agar para pelamar jangan sampai tergiur dengan penawaran oknum-oknum yang dengan mengatasnamakan instansi, kemudian menjanjikan pada para CASN bisa diterima di Pemkab Wonosobo dengan syarat menyerahkan uang atau barang terlebih dahulu,” tegas Prayitno.

Selaras dengan Kepala BKD, Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo juga menyebut pihaknya meminta seluruh warga masyarakat turut mengawasi seleksi CASN dan tak segan melapor apabila ada indikasi pelanggaran dalam prosesnya.

“Saya pastikan proses peneriman tidak dipungut biaya. Jangan tergiur tawaran oknum yang mengatasnamakan instansi untuk menyerahkan uang atau barang agar diterima menjadi CASN maupun PPPK. Jika ada oknum yang melakukan pungutan liar, segera laporkan ke saya atau BKD Kabupaten Wonosobo,” tandas Sekda.

Selain itu, Andang juga menegaskan bahwa proses seleksi yang dilaksanakan di tengah masa pandemi COVID-19 menuntut semua pihak untuk tetap taat terhadap Protokol Kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

“Pada saatnya para peserta yang mengikuti tahapan-tahapan seleksi, temasuk tes SKD kami minta harus tetap menaati protokol kesehatan, dengan senantiasa mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan interaksi dalam keramaian agar tidak sampai memunculkan klaster penularan baru,” pungkas Andang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *