Wonosobo Masuk Asesmen Situasi Pandemi Level 3, Berikut Penjelasannya

by -62 views

WONOSOBOZONE.COM – Sebanyak 122 daerah di pulau Jawa dan Bali mulai menerapan PPKM Darurat sejak Sabtu, 3-20 Juli 2021 mendatang. Dari jumlah 122 daerah itu, yang berada pada asesmen situasi pandemi level 4 yaitu 48 kabupaten/kota. Sisanya, yang berada pada asesmen situasi pandemi level 3 yaitu 74 kabupaten/kota.

Kabupaten Wonosobo sendiri untuk saat ini masuk pada pada kategori status asesmen situasi pandemi level 3. Lalu apa arti dari status tersebut?

Sekretariat Daerah One Andang Wardoyo, dalam keterangan pers, Sabtu (3/7/2021) menjelaskan Berdasarkan status krisis sesuai dengan panduan WHO dan Instruksi Mendagri, Kabupaten Wonosobo disebut Andang masuk pada level 3, yaitu pada kategori pertambahan kasus 50-150 per 100.000 penduduk per Minggu. Jumlah warga yang harus dirawat di rumah sakit yang berada pada rentang 5-10 kasus per 100.000 penduduk, serta jumlah kematian 1-2 kasus per 100.000. Hal ini menurut Andang yang mendasari penetapan level tersebut.

“Kondisi kewilayahan di Jawa Tengah pada umumnya, dan Kabupaten Wonosobo khususnya juga menjadi pertimbangan kuat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat ini, karena secara fakta, pertambahan kasus COVID-19 dari hari ke hari terus terjadi dalam jumlah yang berpotensi sampai pada batas kemampuan kita untuk menangani secara layak,” tutur Andang.

Seiring semakin bertambahnya kasus konfirm positif, Andang juga menyebut jumlah warga yang meninggal dunia pun kian banyak, dan secara kumulatif, total kematian akibat virus corona di Kabupaten Wonosobo kini telah mencapai 354 kasus. Dengan telah terbitnya Instruksi Bupati tentang PPKM Darurat, Andang berharap seluruh warga masyarakat akan lebih berhati-hati serta menaati protokol Kesehatan pencegahan COVID-19.

Ia berharap, dengan telah terbitnya Instruksi Bupati, seluruh warga masyarakat Wonosobo akan lebih menyadari untuk tetap taat terhadap Protokol Kesehatan saat beraktifitas di luar rumah, sehingga kasus COVID-19 akan dapat terus ditekan hingga seminimal mungkin. (why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *