PEMKAB WONOSOBO LAUNCHING SOBO KOLAMSUSU

by -119 views

WONOSOBOZONE.COM – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melaunching aplikasi Sobo Kolamsusu versi 2.0 pada hari Rabu 23/6/2021 bertempat di Halaman Parkir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Wonosobo dengan protokoler kesehatan yang ketat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 mengingat masih tingginya kasus virus corona di Kabupaten Wonosobo.

Launching aplikasi Sobo Kolamsusu versi 2.0 ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Wonosobo Nurudin Ardiyanto, ST, MT mewakili Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Dalam sambutannya, Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo mengungkapkan tantangan besar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo untuk dapat melaksanakan amanat RPJMN 2020-2024 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) khususnya pada tujuan keenam yaitu untuk menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua.

“Dengan target tuntas 100% akses air minum dan sanitasi dengan proporsi 20 persen diantaranya telah berakses aman di tahun 2030. Sedangkan capaian Kabupaten Wonosobo untuk akses air minum 91,68% dan akses sanitasi 69,68%. Capaian akses sanitasi saat ini bahkan merupakan yang terburuk di Provinsi Jawa Tengah,” terang pria yang akrab disapa Adin.

Kabupaten Wonosobo sendiri untuk saat ini disebut Adin menjadi salah satu daerah termiskin di Provinsi Jawa Tengah, dimana salah satu indikatornya adalah masih buruknya kondisi akses sanitasi di masyarakat. Di samping itu angka prevalensi stunting di Kabupaten Wonosobo juga masih relatif tinggi, dimana menurut riset Kementerian Kesehatan stunting disebabkan gizi buruk (40 persen) dan tidak adanya air bersih dan sanitasi buruk (60 persen).

“Sehingga air minum dan sanitasi menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dengan mengalokasikan dana APBD untuk penanganannya,” jelasnya.

Bahkan data dalam lima tahun terakhir ini menurut Adin terjadi peningkatan yang signifikan dari awalnya hanya sebesar Rp. 3.601.936.300,- ditahun 2016 meningkat menjadi Rp. 43.587.286.150 di tahun 2020, atau naik lebih dari sepuluh kali lipatnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas untuk membantu Bupati dalam melaksanakan urusan Pemerintahan pada bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang menjadi kewenangan daerah dan Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. Salah satunya adalah sektor air minum dan sanitasi, yang dalam kesehariannya dilaksanakan oleh Bidang Cipta Karya.

“Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat pada sektor air minum dan sanitasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang berinisiatif menyusun aplikasi SOBO KOLAMSUSU,” tandasnya.

Sementara itu menurut Plt Kepala Bidang Cipta Karya Wiryawan Widianto, ST, MM, Sobo Kolamsusu merupakan aplikasi berbasis web dan android, yang dipergunakan untuk melakukan pendataan, pelaporan dan kolaborasi dalam rangka percepatan pencapaian 100% layanan air minum dan Sanitasi di Kabupaten Wonosobo.

“Aplikasi Sobo Kolamsusu generasi kedua (V 2.0) merupakan pengembangan dari versi sebelumnya dengan penambahan menu Monitoring Kegiatan dengan mengintegrasikan sistem pelaporan secara online dan penyegaran pada tampilannya,” katanya.

Dengan dilaunchingnya aplikasi Sobo Kolamsusu V.2 diharapkan dapat meningkatnya proses pengendalian dan pengawasan dalam penyelenggaraan kegiatan sarana air bersih dan sanitasi khususnya di DPUPR Kabupaten Wonosobo. Yang muaranya adalah terbangunnya sistem informasi terpadu satu data air minum dan sanitasi Wonosobo untuk Mewujudkan Wonosobo yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *