Rektor Unsiq Ajak Mahasiswa Terapkan Demokrasi Berketuhanan

by -169 views

WONOSOBOZONE.COM – Rektor Universitas Sains Al-Qur’an Unsiq Wonosobo, Dr. KH Muchotob Hamzah, M.M mengajak serta mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menerapkan dan melestarikan sistem Demokrasi ber ke-Tuhanan.

Hal tersebut disampaikan saat acara Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unsiq masa bakti 2021-2022, di Aula Al-A’la Kampus 1 Unsiq Wonosobo, Selasa (27/4).

“Estafet kepemimpinan bisa terpilih secara demokratis itu tidak gampang karena setiap manusia punya wacana-wacana lainnya. Meskipun sudah terpilih secara demokrasi tetapi tetap saja ada yang menyimpang-menyimpang, Sering kita dengar slogan “Vox populi vox dei atau Suara Rakyat Suara Tuhan” tapi sering kali tetap saja menyimpang karena manusia punya kepentingan pribadi atau yang lain. Maka perlu diterapkan dan meletarikan demokratis ber ketuhanan yang berdasarkan ajaran Allah SWT yaitu Al-Qur’an dan Hadist.” kata Rektor yang biasa dipanggil ‘Abah’ dihadapan Peserta Pelantikan yang disiarkan secara Live Streaming.

“Estafet kepemimpinan bisa terpilih secara demokratis itu tidak gampang karena setiap manusia punya wacana-wacana lainnya. Meskipun sudah terpilih secara demokrasi tetapi tetap saja ada yang menyimpang-menyimpang, Sering kita dengan slogan “Vox populi vox dei atau Suara Rakyat Suara Tuhan” tapi sering kali tetap saja menyimpang karena manusia punya kepentingan pribadi atau yang lain. Maka perlu diterapkan dan meletarikan demokratis ber ketuhanan yang berdasarkan ajaran Allah SWT yaitu Al-Qur’an dan Hadist.” kata Rektor yang biasa dipanggil ‘Abah’ dihadapan Peserta Pelantikan yang disiarkan secara Live Streaming.

Abah pun berpesan Kepafa para mahasiswa yang terpilih, agar senantiasa bersyukur karena masih ada orang yang memilih. Dan yang tidak terpilih pun bersyukur karena banyak orang yang ingin menyalonkan diri tapi tidak bisa mencalon.

“Jadi tidak usah putus asa tiap Langkah kita yang mungkin dianggap belum berhasil, karena hakekatnya kita berkaca pada tuntunan islam kita,” ungkapnya.

Universitas menurutnya merupakan ajang pelatihan, sementara mahasiswa adalah kiat bagaimana memfungsikan diri kedepannya setelah tidak menjadi mahasiwa. Jalani dengan ikhlas dengan baik, insyallah Allah menolong setiap Langkah kita.

Sementara itu, Ketua Panitia Umi Fitriani mengungkapkan, Pengurus BEM yang dilantik berjumlah 49 Mahasiswa terdiri dari Presiden dan Wakil Mahasiswa, Sekertaris Jenderal, Menteri dan staff yang tergabung. Selanjutnya, ada DPM yang dilantik berjumlah 14 Mahasiswa perwakilan Fakultas.

Pelantikan dihadiri beberapa petinggi Unsiq, Ketua YPIIQ, Rektor Unsiq Dr. kH. Muchotob Hamzah, M.M, Wakil Rektor I Dr.H. Zaenal Sukawi, M.A, Wakil Rektor III Drs. H. Samsul Munir, M.A, Kabiro AAK Dr. Mutoam S.H.I, M.S.I, Kabag Kemahasiswaan Nul Ngafan, M.Ikom, Dekan Fakultas se-Unsiq, Ketua BEM & DPM demisioner, Ketua BEM & DPM Terpilih, Ketua KPUM, dan Ketua Lembaga-lembaga kemahasiswaan Unsiq.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *