Bupati Terbitkan SE Larangan Bepergian Bagi ASN Pemkab Wonosobo

by -177 views

WONOSOBOZONE.COM – Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat melarang jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab keluar daerah selama masa libur peringatan Wafat Isa Al Masih. Melalui Surat Edaran Nomor 060/0505/Org yang diterbitkan pada 1 April 2021 tersebut, Bupati meminta ASN untuk tidak bepergian keluar daerah, terhitung sejak tanggal 1 hingga 4 April 2021, demi menekan potensi penularan COVID-19.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/4) membenarkan perihal adanya Surat Edaran tersebut. 

“Ditujukan kepada seluruh ASN di Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Bupati meminta agar tidak ada perjalanan keluar daerah, kecuali untuk urusan kedinasan atau alasan kuat tertentu, dengan seizin atasan,” terang Eko.

Dalam surat Edaran bertajuk Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Peringatan Wafat Isa Al Masih Dalam Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) tersebut, Eko juga menyebut setiap ASN yang menjalani tugas kedinasan keluar daerah wajib membawa surat tugas yang telah ditandatangani minimal oleh Pimpinan perangkat Daerah.

“ASN yang karena kedinasan atau satu hal sangat terpaksa harus keluar daerah, juga diminta untuk memperhatikan peta zonasi COVID-19 yang ditetapkan oleh Satgas penanganan Kabupaten,” lanjutnya.

Selain itu, wajib diperhatikan pula peraturan atau kebijakan dari masing-masing daerah yang menjadi tujuan perjalanan, juga kriteria dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satgas COVID-19 masing-masing daerah.

Terkait disiplin dan sanksi bagi pegawai yang terbukti tidak menaati SE Bupati tersebut, Eko juga menuturkan ada ancaman hukuman berdasar pada PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Semua Pimpinan Perangkat Daerah juga diwajibkan melaporkan pelaksanaan SE Bupati paling lambat pada 5 April 2021, termasuk apabila di instansinya ada ASN yang melakukan perjalanan ke luar daerah beserta alasannya,” tandasnya.

Berkaca perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Wonosobo hingga tanggal 1 April 2021, Eko menyebut masih terus menunjukkan adanya pertambahan konfirmasi positif, sehingga secara akumulasi total sudah mencapai 5.194 kasus konfirm positif.

“Secara rinci, sebanyak 4.782 orang telah dinyatakan sembuh, 127 masih dalam perawatan, dan 285 meninggal dunia,” terangnya.

Masyarakat, disebut Eko  juga dapat mengakses peta zonasi COVID-19 di Kabupaten Wonosobo melalui website corona.wonosobokab.go.id, dan akan diketahui dimana kasus confirm positif COVID-19 sampai ke tingkat RT, RW dan Kelurahan di 15 Kecamatan. (why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *