Posko Covid-19 Di Wonosobo Di Tinjau oleh Tim Wasev Kodam VI/Diponegoro

by -145 views

WONOSOBOZONE.COM – Pamen ahli Pangdam IV Diponegoro Bidang Ekonomi selaku tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Try Suseno,S.Sos melakukan kunjungan ke Wonosobo untuk memantau pelaksanaan pembentukan Posko penanganan Covid-19 dalam rangka operasi PPKM Mikro. Dalam kunjungan nya tersebut Kolenel Inf Try Suseno disambut oleh Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwit Wahyu Hidayat di makodim setempat, Jum’at (12/2/2021).

Beberapa posko Covid-19 yang ada di Wonosobo pun dikunjunginya, antara lain Posko di Kelurahan Wonosobo Barat, Desa Kelierang dan Kelurahan Selomerto.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwit Wahyu Hidayat menyebut, saat ini Posko yang sudah siap beroperasi di seluruh Kabupaten Wonosobo sudah mencapai 90 %. Adapun sisanya masih dalam tahap penyempurnaan.

“Dengan aktifnya kembali posko penanganan Covid diharapkan dalam waktu yang tidak lama Wonosobo bisa kembali menjadi zona hijau,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam pelaksanan posko ini melibatkan semua komponen yang ada di desa mulai Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, bidan desa, Linmas dan tidak ketinggalan RT/RW yang berada diwilayah tersebut. Sehingga diharapkan pelaksanaanya bisa betul – betul maksimal.

“Dengan adanya Pengaktifan kembali posko Covid-19 saat ini diwilayah Wonosobo orang yang dirawat dahulunya jumlahnya mencapai ribuaan, saat ini tinggal 211 orang yang dirawat. Harapannya adalah dengan adanya posko ini bergerak secara masif ditiap daerah maka orang yang terpapar semakin sedikit dan akan kembali menjadi angka nol,” tandasnya.

Mendapat laporan dan melihat secara langsung ke posko Covid yang ada, Kol Inf Try Suseno,S.Sos sangat mengapresiasi hal tersebut. Ia juga berharap semoga apa yang ditargetkan oleh pemerintah kabupaten dalam waktu yang tidak lama akan segera terwujud, yaitu Wonosobo kembali menjadi zona hijau.

Kolonel Inf Try Suseno menjelaskan PPKM Mikro adalah kependekan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro. Kegiatan ini diambil Pemerintah untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang dimulai sejak tanggal 9 – 22 Februari 2021 mendatang.

“Kedatangan tim kesini adalah untuk mengecek sejauh mana kepelaksanaan dan apa kendala yang terjadi sebagai bahan masukan ke pimpinan diatas sana,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *