Kisah Inspiratif, Penyandang Disabilitas Ini Mampu Berdayakan Warga Lewat Jualan Roti

by -303 views

WONOSOBOZONE.COM – Di tengah keterbatasan fisik, rupanya tidak menghalangi niat Wardantiningsih (51) untuk menjalankan bisnis produksi roti dan aneka kue kering produk rumahan yang hingga saat ini terbilang sukses untuk membantu memberdayakan warga sekitarnya.

Usaha produksi roti yang berada di Desa Jambusari, RT/RW 07 Kecamatan Kertek ini terus berkembang hingga kini memiliki tujuh karyawan.

Bu Danti sapaan akrabnya merupakan penyandang disabilitas yang menderita sakit polio pada kakinya sejak masih berusia 5 tahun. Namun tekad dan semangatnya untuk bangkit dari keterpurukan tak pernah padam.

Pasangan dari Sukardi (51) ini mengungkapkan ide awalnya membuka home industri roti. Ia bercerita awal mulanya pada tahun 1998 dirinya sempat menjadi korban PHK di salah satu pabrik yang berada di Semarang setelah bekerja selama 19 tahun.

“Dengan sangu (upah) yang tidak memadai, saya harus memutar otak. Bagaimana agar bisa bertahan hidup dengan dua anak,” tutur Danti kepada wonosbozone.com saat ditemui dirumahnya, Selasa (9/2/2021).

Usai mengalami PHK oleh perusahaan, akhirnya Ia Ia mulai merintis membuat produksi roti pada tahun tersebut untuk dijual di warung-warung didekat rumahnya dengan bermodal uang 1 juta dari hasil sisa upah ia bekerja. Hal ini ia lakukan semata untuk bertahan hidup.

Danti menyebut, keterampilannya membuat roti merupakan hasil belajar dari majalah yang dibacanya. Dari bacaan ia lalu mencoba menyelaraskan seperti apa rasa yang ia inginkan. Rasa dan ukuran jadi resep yang terus ia pertahankan agar pelanggan tetap datang.

Ia juga berkeinginan untuk berbagi ilmu kepada sesama difabel untuk belajar membuat roti. “Supaya mereka bisa mandiri dan bisa bikin usaha sendiri,” harapnya.

Dari tahun ke tahun, usahanya terus berkembang. Hal tersebut tak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya dari Lions Club Wonosobo Dieng yang membantu untuk mengupayakan bantuan alat pembuatan roti melalui program CSR Bank BRI.

Bahkan roti hasil produksinya kini sudah merambah ke barbagai pasar di luar kota, diantaranya Magelang dan Temanggung. Dari usahanya itupun kini Darti mampu menyekolahkan kedua anaknya hingga perguruan tinggi.

“Saya berpesan kepada penyandang disabilitas yang lain untuk terus berjuang, dengan keterbatasan yang miliki bisa diubah menjadi peluang untuk menjadi satu kekuatan,” tandasnya.

Sementara itu, Presiden Lions Club Wonosobo Dieng Agus Purnomo, saat meninjau rumah Bu Danti mengaku salut dengan kisah inspiratif Bu Danti ini. Menurutnnya, potensi UMKM di Wonosobo cukup bagus, sehingga bisa dimanfaatkan terutama oleh para penyandang disabilitas agar bisa lebih mandiri.

“Kami juga berharap kepada pemerintah maupun CSR agar selalu mendorong para disabilitas di Kabupaten Wonosobo untuk terus berkarya, sehingga taraf hidup mereka bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (why)

Leave a Reply

Your email address will not be published.