Pasar Induk Wonosobo Akhirnya Diresmikan

by -3,007 views

WONOSOBOZONE.COM – Pemerintah Kabupaten Wonosobo, melaksanakan acara Peresmian Kegiatan Pembangunan Kabupaten Wonosobo tahun 2020 yang bertempat di lantai 1 Gedung Pasar Induk Wonosobo, Rabu (3/2/2021). Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi momentum selesainya pembangunan Pasar Induk Wonosobo yang cukup megah, yang menjadi urat nadi perekonomian Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, SE.MM, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. Delima Agung Utama, yang telah melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan Pasar Induk Wonosobo. Ia menyebut dana yang dibutuhkan untuk pembangunan ini adalah Rp. 139.963.046.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 76.391.830.000,- dan dari APBD Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 63.571.216.000,-.

“Dana ini telah berhasil digunakan, sehingga berdirilah Pasar Induk ini dengan berbagai fasilitas modern. Harapan kami, semua pengguna Pasar Induk dapat menjaga dan merawat semua fasilitas yang ada, sehingga tetap awet dan dapat digunakan dengan baik dalam waktu yang lama,” ungkap Bupati.

“Perlu saya sampaikan disini, bahwa keseluruhan anggaran kegiatan belanja langsung APBD Tahun 2020 adalah sebesar Rp. 838.681.806.036,-. Dari anggaran tersebut terserap atau terealisasi sebesar Rp. 697.523.956.712,- dikarenakan adanya dampak dari pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya dalam APBD Kabupaten Wonosobo Tahun 2020 penetapan, sudah tercantum banyak rencana pembangunan infrastruktur dintaranya Pasar Induk, Pasar Sapuran, pembangunan jalan dan jembatan, serta infrastruktur lainnya.

Namun demikian dengan terbitnya Surat Edaran Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 6/MK.02/2020, Tentang Refocussing Kegiatan dan Relokasi Anggaran Kementerian/Lembaga Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo termasuk yang melakukan refokusing anggaran untuk penanggulangan, penanganan, dan tindaklanjut terhadap Pandemi Covid-19, utamanya di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial.

“Refokusing APBD Kabupaten Wonosobo Tahun 2020 direlokasikan pada bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Untuk bidang kesehatan diantaranya digunakan untuk biaya operasional 5 (lima) lokasi isolasi komunal, insentif tenaga kesehatan, biaya operasional rumah sakit, dan pembelian APD. Sedangkan dalam bidang sosial dan ekonomi diadakan program Padat Karya. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang kehilangan penghasilan akibat Pandemi Covid 19,” bebernya.

Perlu diketahui bersama, pembangunan Pasar Induk Wonosobo ini melalui proses yang cukup panjang. Pembangunan Pasar Induk Wonosobo menjadi hal yang sangat penting, terutama oleh para pedagang yang selama ini kehilangan tempat representatif untuk melakukan aktifitas jual beli.

“Syukur alhamdulillah, pembangunan pasar induk telah selesai dilaksanakan. Meskipun demikian, penyempurnaan demi penyempurnaan harus senantiasa dilakukan, agar dapat menjamin keamanan, kelancaran dan kenyamanan penyelenggaraan kegiatan jual-beli,” ucapnya.

Bupati berharap dengan beroperasinya Pasar Induk nantinya akan dapat menjadi faktor pengungkit perekonomian daerah. Para pedagang di Pasar Induk juga perlu memperbaiki mindset, agar dapat tetap bertahan dalam persaingan pasar saat ini. (why/ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *