Dandim 0707/Wonosobo Jadi Orang Pertama Terima Suntikan Vaksin Corona

by -339 views

WONOSOBOZONE.COM – Pemerintah Kabupaten Wonosobo memulai era vaksinasi corona sebagai upaya menghentikan laju penularan COVID-19 yang hingga saat ini telah menginfeksi 4.632 warga dan menyebabkan 241 kematian. Pencanangan vaksinasi digelar sesuai protokol kesehatan di Aula Wijayakusuma, RSUD Setjonegoro, Senin (25/1/2021).

Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo, Letkol CZI Wiwid Wahyu Hidayat menjadi orang pertama penerima vaksin sinovac, setelah sebelumnya sukses melewati 16 pertanyaan dan indikator kesehatan awal sebagai screening.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, kita berdoa tidak ada KIPI, atau kejadian ikutan pasca imunisasi yang tidak kita harapkan,” tutur Dandim seusai disuntik.

Menurutnya, upaya vaksinasi sebagai program pemerintah untuk menghentikan penyebaran COVID-19 mesti didukung semua pihak, sehingga kehidupan sosial kemasyararakatan maupun perekonomian kembali pulih.

Hal itu sejalan dengan pesan Sekretaris Daerah, One Andang Wardoyo yang berharap agar vaksinasi benar-benar akan mampu mengurangi penularan, meningkatkan kekebalan tubuh dan menekan jumlah kematian akibat paparan COVID-19. Untuk implementasi vaksinasi, Andang menyebut bahwa Pemkab Wonosobo akan membagi dalam dua tahapan, dengan jumlah sasaran keseluruhan mencapai 522.792 warga masyarakat.

“Tahap pertama yaitu dimulai pada hari ini hingga bulan April mendatang, dengan sasaran tenaga kesehatan dan 10 pejabat esensial unsur pimpinan Daerah sebagai garda terdepan yang rentan terpapar sejumlah 3.058 orang, serta petugas layanan publik sejumah 24.548 orang,” jelas Andang.

Tahap berikutnya, menurut Andang akan dimulai pada Bulan April 2021 sampai Maret Tahun 2022 dengan sasaran sejumlah 284.604 masyarakat rentan secara geospasial, 107.682 masyarakat umum dan pelaku ekonomi, dan 102.810 masyarakat kategori rentan lainnya.

“Vaksinasi akan dilakukan dua kali dalam rentang waktu 14 hari, dan jumlah penerima akan menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin dari pemerintah Pusat,” jelasnya lebih lanjut.

Warga masyarakat, ditegaskan Andang tidak perlu lagi khawatir dengan keamanan dan kehalalan vaksin COVID-19 karena pemerintah telah menjamin vaksin tersebut sudah melalui uji klinis yang diterapkan sesuai standar World Health Organization (WHO).

Selaras dengan Sekda, Pelaksana Tugas Kadinkes Kabupaten Wonosobo, dr Muhamad Riyatno menyebut, pada tahap awal upaya vaksinasi, sebanyak 4.000 dosis vaksin Sinovac telah masuk ke dalam ruang penyimpanan di Instalasi farmasi Dinas Kesehatan, dan berada dalam pengawasan ketat petugas dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten.

“Vaksin akan segera didistribusikan kepada 28 fasilitas kesehatan vaksinator yang ditunjuk, terdiri dari 24 puskesmas, 3 Rumah Sakit dan 1 Klinik Pratama,” ungkapnya.

Kepada khalayak, Plt Kadinkes juga mengatakan bahwa upaya vaksinasi merupakan bagian tidak terpisahkan dari protokol kesehatan pencegahan COVID-19, sehingga meski sudah menjalani vaksin, warga masih tetap diminta untuk menerapkan standar 3 M, yaitu mengenakan masker saat aktifitas di luar rumah, mencuci tangan secara teratur, dan menjaga jarak aman saat berinteraksi dengan orang lain.

“Mengingat tahapan vaksinasi masih akan berlangsung cukup lama, kami berharap agar warga masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah meluasnya penularan virus korona di Kabupaten Wonosobo tercinta,” tandasnya. (why/ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *