Polres Wonosobo Gelar Operasi Lilin Candi Jelang Natal Dan Tahun Baru

by -412 views

WONOSOBOZONE.COM – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Polres Wonosobo menyiapkan pengamanan dalam Operasi Lilin Candi 2020. Apel kesiapan pasukan pun dilakukan di halaman Polres setempat, Senin (21/12/2020).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto, S.I.K.,M.Si yang juga turut dihadiri oleh personel dari Polres, Kodim 0707, Dishub dan Satpol PP.

Dalam amanatnya Kapolres menyampaikan bahwa Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian.

Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Kapolres.

Kapolres menyebut, Operasi Lilin Candi 2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.

Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung under estimatee dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat ditempat terpisah menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan suasana kondisif dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, Kodim siap membantu Polres dan Pemda. Dandim juga menghimbau kepada semua masyarakat agar saat perayaan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan sesederhana mungkin.

Jika tidak sangat terpaksa sekali hindari kerumunan, tetap dirumah bersama keluarga sehingga bisa mengurangi timbulnya klaster baru.  Ini dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk bersama – sama saling menjaga,” pungkasnya. (ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *