Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Wonosobo Tiadakan Perayaan Malam Tahun Baru

by -300 views

WONOSOBOZONE.COM – Pemkab Wonosobo mengambil sejumlah langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kerumunan jelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2021. Salah satunya dengan tidak mengadakan kegiatan pada pergantian tahun pada 31 Desember mendatang. langkah tersebut di lakukan guna mencegah potensi penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini grafik kasus terkonfirmasi positif belum menunjukkan penurunan.

Hal itu juga sesuai dengan pesan dari Gubernur Jawa Tengah tentang persiapan Natal dan Tahun Baru, yaitu tidak diizinkan penyelenggaraan acara / kegiatan / event perayaan akhir tahun 2020, maupun kegiatan selebrasi kemenangan, khususnya bagi daerah yang selesai menyelenggarakan PILKADA, guna menekan peningkatan kasus baru Covid- 19 di daerah masing-masing.” ungkap Wakil Bupati Wonosobo, Ir. Agus Subagiyo, M.Si, saat membuka Rapat Koordinasi lintas Sektoral dalam rangka Menghadapi Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,di ruang rapat Mangoenkoesoemo Setda Wonosobo, Kamis (17/12/2020).

Agus Subagiyo juga menyampaikan terkait dengan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menpan RB, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020, yang jatuh pada tanggal 24, 25, 31 Desember dan 1 Januari 2021, berpotensi memunculkan klaster baru, karena tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur nasional dan cuti bersama tersebut. Apalagi mengingat lonjakan tren kasus Covid-19 di Indonesia setelah libur panjang pada Oktober lalu terbilang tinggi.

Oleh karenanya, Saya minta kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mengantisipasi dengan baik, lonjakan jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata dan hiburan, yang berpotensi mengalami kenaikan. Jamin kebersihan, kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kesehatan pengunjung. Pastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat, baik di tempat wisata maupun oleh pengelola wisata, sehingga tidak akan menimbulkan klaster baru persebaran Covid-19 di Wonosobo,” terangnya.

Lebih lanjut, Wabup juga menekankan pentingnya penguatan kerjasama TNI-Polri, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, pada perayaan Natal dan Tahun Baru, dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya.

Terkait kesiapan pengamanan jelang Natal dan Tahun baru, kepada semua OPD terkait untuk segera melakukan langkah-langkah koordinatif dengan pihak keamanan, dalam melakukan pengamanan tempat ibadah. melakukan langkah-langkah antisipatif, terkait kemungkinan kenaikan harga sembilan bahan pokok di tengah masyarakat, termasuk harga Elpiji dan BBM. Pastikan kondisinya aman dan stabil, baik dari sisi stok maupun harga, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Selain itu juga pastikan kondisi infrastruktur jalan dan sarana prasarana lalu lintas, untuk memastikan keamanan pengguna jalan melalui langkah-langkah perbaikan infrastruktur, maupun langkah antisipatif lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDM Setda Wonosobo, Siti Nuryanah menyebut bahwa Rakor lintas sektoral ini dalam rangka untuk menghadapi Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan untuk mensinergikan semua sektoral terkait ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat dan layanan umum dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru, sehingga pelayanan kepada masyarakat dalam terlaksana dengan optimal dan tidak ada gejolak ataupun permasalahan di masyarakat.(why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *