Program Mentari Covid-19 Salurkan Alkes Dan APD Ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo

by -257 views

WONOSOBOZONE.COM – Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan didukung oleh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), mulai mendistribusikan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) dan alat-alat kesehatan lainnya (ALKES) ke 30 Rumah Sakit Muhammadiyah di 7 propinsi melalui program kolaborasi “Mentari Covid-19”.

RS PKU Muhammadiyah Wonosobo menjadi salah satu rumah sakit yang mendapat program bantuan tersebut. Seremoni Serah Terima Bantuan” program kolaborasi USAID dan MPKU tersebut secara resmi dilaksanakan secara live streaming dari RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta, Kamis (22/10/2020).

Direktur USAID Indonesia, Ryan Washburn, dalam pernyataannya menyebut, bantuan fisik senilai kurang lebih 7 Milyar tersebut di salurkan ke tujuh provinsi yang menjadi sasaran program Mentari Covid-19, yakni, DKI Jakarta (2 RS), Jawa Tengah (11 RS), Jawa Timur (11 RS), Yogyakarta (3 RS), Kalimantan Tengah (1 RS), Sumatera Selatan (1 RS), dan Lampung (1 RS).

Adapun bentuk APD yang disalurkan antara lain berupa Baju Hazmat (coverall) sejumlah 3600 buah, Masker N95 2182 box, Masker Bedah (Surgical mask) sebanyak 4500 box, VTM 4500 buah, dan Sepatu Boot 100 buah,” terangnya.

Sementara itu, alat-lat kesehatan (ALKES)
yang diberikan untuk melengkapi fasilitas pelayanan Kesehatan di 30 RSMA berupa Bedside Monitor, X-Ray portable, Cooler box, dan Swab Booth.

Ryan Washburn menambahkan, Amerika Serikat, melalui Badan Pembangunan Internasional akan mendukung 30 pusat perawatan COVID-19 di jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah untuk memberikan perawatan yang lebih baik.

Kami bangga membantu Muhammadiyah
menyediakan APD yang diproduksi secara lokal untuk membantu tenaga kesehatan garis
depan di seluruh Indonesia agar tetap terlindungi saat memberikan perawatan selama krisis kesehatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,
” terangnya lebih lanjut.

Senada, Ketua MPKU PP Muhammadiyah, Drs. M. Agus Samsudin, MM, selaku penanggung jawab program Mentari Covid-19, sekaligus Ketua MCCC Muhammadiyah, menyampaikan bahwa program tersebut direncanakan bakal berlangsung selama 6 bulan kedepan terhitung sejak bulan Juli 2020. Pihaknya sangat bergembira dan bersyukur karena selama 3 bulan pertama program Mentari Covid-19 telah berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan, dan saat ini bantuan fisik berupa APD dan alat-alat Kesehatan pun telah mulai didistribusikan.

Distribusi ini terbagi kedalam 2 tahap, tahap pertama adalah distribusi bantuan APD pada awal Oktober 2020 ini, dan tahap kedua untuk distribusi Alat-alat Kesehatan (ALKES) akan dilaksanakan pada akhir Bulan Oktober 2020,” bebernya.

Selain bantuan fisik berupa APD dan sarana fasilitas penunjang kesehatan bagi pasien COVID-19 tersebut diatas, total bantuan USAID senilai $700.000 (atau lebih dari 10,2 miliar rupiah), oleh Program Mentari Covid-19 menurut Agus Syamsudin juga dipergunakan bagi kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan klinis dalam hal perawatan pasien COVID-19, meningkatkan kapabilitas manajerial RS serta kapasitas pelayanan kesehatan terkait COVID-19 di 30 RSMA yang terlibat dalam program bersama ini, agar terstandarkan sesuai dengan pedoman nasional dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Dengan adanya bantuan tersebut, Direktur RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Dr Ahmad Muzairi mengaku berterima kasih serta menyambut baik adanya kerjasama Program Mentari Covid-19 ini. Ia mengakui RS saat ini tidak bisa bekerja sendirian, apalagi di tengah kesulitan minimnya APD sedangkan kasus positif Covid-19 masih terus mengalami peningkatan. Sehingga RS merlukan support dari berbagai pihak. Untuk terus meningkatkan standar dan perbaikan pelayanan.

Program ini tentu sangat membantu kami, dan berharap program ini akan terus berlanjut tidak hanya 6 bulan saja mengingat saat ini kebutuhan obat-obatan, peralatan medis, maupun APD bagi para nakes sangat dibutuhkan,” harapnya.

Dr Ahmad Muzairi menambahkan, di RS PKU Muhammadiyah saat ini tengah merawat sebanyak 18 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. ,di tengah peningkatan jumlah penderita positif Covid-19 serta mulai penuhnya jumlah RS dan tempat karantina, Ia berpesan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya. (ard/why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *