TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Kwadungan, Resmi Ditutup

by -146 views

WONOSOBOZONE.COM – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 di Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar resmi ditutup. Penutupan ditandai penandatanganan dan penyerahan Berita Acara hasil TMMD dari Satgas TMMD kepada Pemkab Wonosobo di Pendopo Bupati Rabu (21/10/2020).

Dalam sambutanya, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwit Wahyu Hidayat melalui Kasdim Mayor Caj Hanry Handoko menyampaikan terima kasih kepada semuanya, khususnya Pemkab Wonosobo yang telah mempercayakan kepada Kodim untuk bersama – sama membangun negeri ini melalui kegiatan TMMD.

Keberhasilan pembangunan melalui TMMD ini berkat kerja sama dan bantuan semua pihak mulai dari Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan tidak ketinggalan masyarakat desa Kwadungan Kalikajar, yang selama 1 bulan ini terus bergotong royong membuat perkerasan jalan sepanjang   672 x 4 meter, pembuatan senderan 2 buah dan drainase,” terang Kasdim.

Sementara untuk kegiatan non fisik Kasdim menyebut, telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya penyuluhan bela negara, penyuluhan Kamtibmas dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, peningkatan kemampuan anggota Linmas, penyuluhan pengelolaan sampah dan penyuluhan sanitasi lingkungan dan hidup sehat.  

Dengan selesainya pembangunan ini harapan dari Kodim adalah bisa membawa kesejahteraan untuk semua masyarakat khususnya Desa Kwadungan. Setelah dikerjakan selesai dalam 1 bulan ini maka kami serahkan kepada Pemkab agar apa yang telah dikerjakan bisa dirawat dan ditingkatkan. Karena saat ini baru berupa pengerasan jalan. Harapan kedepan bisa diaspal atau cor beton,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0707/Wonosobo yang telah menyelesaikan pembangunan melalui TMMD Sengkuyung ini. Program TMMD menurutnya merupakan program pembangunan yang sangat bagus karena dalam pelaksanaannya tidak semata – mata fisik saja akan tetapi kegiatan non fisik juga dilaksanakan.  Sehingga menjadi pembangunan yang seimbang.

Lebih lanjut, Wabup juga mengungkapkan ciri khas TMMD adalah adanya gotong royong antara TNI dan mastarakat dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga dalam hal ini tentu bisa menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan.

“Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan TMMD harus dipertahankan. Sebab semangat inilah yang menjadi ciri khas dan warisan luhur Bangsa Indonesia. Agar tak semakin memudar, semangat gotong royong harus senantiasa diaplikasikan dalam kegiatan sehari hari,” pungkasnya. (ard/why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *