Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah

by -278 views

WONOSOBOZONE.COM – Angin kencang yang melanda Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah pada Sabtu (10/10) pagi, menimbulkan kerusakan pada puluhan rumah milik warga setempat.

Camat Mojotengah, Bandriyo menyebut ada 3 rumah warga yang rusak kategori berat, dan 9 lainnya rusak ringan dan dari perhitungan sementara, kerugian materi ditaksir mencapai 25 Juta Rupiah.

Upaya perbaikan secara gotong royong masih terus berlangsung dari kemarin sampai hari ini, sementara warga juga waspada dengan kemungkinan datangnya puting beliung lagi,” jelas Bandriyo usai meninjau kerja bakti warga, Minggu (11/10/2020).

Angin puting beliung, menurutnya biasa melanda kawasan Desa Keseneng di waktu-waktu peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Karena itu, ia juga mewanti-wanti kepada warga agar berhati-hati dengan bahaya yang mungkin muncul, serta saling membantu apabila ada sesama yang membutuhkan.
Dari pendataan oleh perangkat Desa Keseneng, Bandriyo juga mengungkap 3 rumah rusak kategori berat adalah milik Tuharto dan Komarudin di RW 3, dan Muhyadi di RW 4. Sementara 9 rumah rusak ringan, 6 di RW 3 dan 3 lainnya di RW 4.

Sebagian besar kerusakan terjadi di bagian atap rumah yang rata-rata merupakan papan seng yang mudah terbang saat disapu angin kencang,” lanjutnya.

Atas terjadinya musibah tersebut, Bandriyo juga mengaku telah melaporkan kepada Pemerintah Kabupaten beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk dapat ditindaklanjuti.

Selain di Desa Keseneng, angin kencang juga membuat 1 rumah warga Dusun Pagersampang, Desa Pagerejo Kecamatan Kertek rusak dan menimbulkan kerugian materi sekitar 15 Juta Rupiah.

Camat Kertek, M Said dalam penjelasan via telpon menyebut kerusakan di bagian dapur rumah Haryosetoko di RT 6 / RW 5 itu diakibatkan tertimpa pohon beringin besar tumbang  setelah disapu puting beliung pada Sabtu (10/10) lalu.

Kerusakan memang cukup berat namun hanya pada bagian dapur, namun demikian warga masih bersyukur karena tidak sampai timbul korban jiwa,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *