Pembangunan Pasar Induk Ditargetkan Tuntas Pada Bulan Desember

by -308 views

WONOSOBOZONE.COM – Pembangunan Pasar Induk Wonosobo diyakini bakal tuntas sesuai jadwal, yaitu pada 21 Desember 2020 mendatang. Meski sejauh ini capaian pembangunan masih berada di angka 75,6%, namun dengan sisa waktu sekitar 74 hari akan mampu dimanfaatkan penyedia jasa untuk tahap finishing sehingga pada awal Tahun 2021, Pemerintah akan dapat memasuki tahap penataan pedagang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat meninjau langsung perkembangan pembangunan pasar Induk bersama Sekda, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, Kabag Prokompim Setda serta sejumlah jurnalis, Rabu (7/10/2020).

Dari hasil pemantauan ini, serta mendengar langsung penjelasan dari pihak penyedia jasa, maka kami meyakini tenggat penyelesaian pada 21 Desember mendatang akan dapat dipenuhi,” terang Bupati.

Sejumlah kekurangan yang ditemukan di lapangan, menurutnya masih dalam tahap wajar, yaitu terkait banyaknya sisa material yang terkesan berantakan dan memerlukan pembersihan. Pihak penyedia jasa, menurut Eko juga mengaku siap untuk menuntaskan kewajiban mereka sesuai jadwal yang disepakati, mengingat apabila terjadi keterlambatan, mereka akan menuai konsekuensi tidak ringan.

Kepada pihak pelaksana pekerjaan di lapangan, Bupati meminta agar mereka seoptimal mungkin memanfaatkan waktu, termasuk di dalamnya capaian progress pembangunan harus sudah 100% pada 30 November 2020.

Terkait kesepakatan tersebut, Sekda One Andang Wardoyo mengakui telah disetujui bersama, yaitu harus sudah 100% pada hari terakhir bulan November. “Sehingga apabila mundur, maka pihak pelaksana masih memiliki waktu 20 Hari sebelum 21 Desember,” terang Andang.

Ketika ditanya kemungkinan mundur dari jadwal, Sekda menyebut ada konsekuensi sesuai peraturan, yaitu pihak pelaksana akan diberikan kelonggaran waktu sampai 50 hari, sampai ke arah sanksi dikenai denda sebesar sepermil dari nilai kontrak per hari nya, atau pemutusan kontrak dan black list.

Namun kami berharap agar tidak sampai ada sanksi, karena Pemerintah Kabupaten telah siap menjembatani setiap kesulitan ataupun kendala yang dihadapi pengembang, termasuk apabila harus menambah modal melalui perbankan pun kami siap membantu,” tegas Andang.

Pasar Induk Wonosobo baru, disebut Andang tetap menjadi Pasar tradisional meski ditata dengan konsep modern untuk mengakomodasi sekitar 2.900 pedagang.

“Konsep penataan pedagang akan menggunakan sistem zonasi, sehingga diyakini semua pedagang akan mampu berjualan dan bersaing secara sehat, serta tetap rapi dan bersih,” pungkasnya. (why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *