Sosialisasi 4 Pilar Perkokoh Unsur Kebinekaan

by -116 views

WONOSOBOZONE.COM – Untuk memperkokoh serta merawat kembali unsur kebinekaan agar tidak ada dinamika munculnya paham radikal yang mengganggu konstitusi negara kesatuan republik Indonesia, masyarakat harus dibekali arti penting tentang pemahaman 4 Pilar Kebangsaan yang kini terus disosialisasikan oleh MPR RI.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota DPR RI Bramantyo Suwondo saat menggelar acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI yang diikuti sekitar 50 peserta di Java Cafe Wonosobo, Rabu (24/9/2020).

Menurut politisi Partai Demokrat ini, tim badan penyebar empat pilar kebangsaan MPR-RI memang tengah fokus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada segenap elemen masyarakat di berbagai daerah. Tujuanya, selain dapat menyebarluaskan kembali kepada masyarakat tentang arti penting 4 pilar kebangsaan, juga agar jangan sampai lahir paham dan ideologi yang menyimpang.

Materi empat pilar terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” terang Mas Bram sapaan akrabnya.

Melihat berbagai macam latar belakang masyarakat yang ada diKabupaten Wonosobo, Ia menegaskan bahwa nilai-nilai empat pilar kebangsaan harus selalu ditanamkan di sanubari seluruh bangsa Indonesia. Karena ini adalah implemtasi untuk mempersatukan menuju cita-cita luhur merdeka berdaulat adil dan makmur.

Melalui sosialisasi tersebut Mas Bram berharap, masyarakat dapat memahami arti 4 pilar kebangsaan salah satunya Pancasila. Karena di Setiap silanya sudah jelas terkandung tentang Ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadialan dengan formulasi yang tepat sesuai dengan aline ke IV pembukaan UUD 1945.

Misalnya saat menghadapi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang ekonominya terpuruk, tadinya orang mampu mungkin kini tidak mampu, yang tadinya miskin jadi sangat miskin. Maka itu, kita harus ambil bagian turut membantu bergotong royong meringankan beban saudara kita dengan kemampuan yang kita miliki,” pungkasnya. (why/ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *