Tak Pakai Masker, Siap-Siap Untuk Menyapu Jalan

by -152 views

WONOSOBOZONE.COM – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Tim Gugus Tugas Kabupaten Wonosobo yang terdiri dari Kodim, Polres dan Satpol PP terus menggelar operasi gabungan pemakaian masker. Dalam operasi yang digelar di wilayah Pasar Leksono pada Sabtu, (5/9/2020) kemarin, terjaring sedikitnya 187 orang tak mengenakan masker dan 5 toko yang belum menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Satpol PP Haryono, yang ikut terjun langsung menyampaikan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini Bupati Wonosobo telah mengeluarkan Peraturan Bupati nomor 38 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Wonosobo. Para pelanggar protokol kesehatan menurutnya akan tetap diberikan sanksi.

Sanksi yang terapkan beragam, sesuai dengan peraturan bupati, yaitu dengan teguran lisan/tertulis, kerja sosial seperti menyapu jalan, maupun penghentian/penutupan sementara penyelenggaraan usaha serta sanksi administratif lainnya,” terang Haryono.

Untuk sangsi berupa denda sebesar Rp 50 ribu, akan diberlakukan secara bertahap, setelah ada sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, Haryono juga menyebut, digelarnya operasi ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan demi meminimalkan potensi penularan Covid-19, sekaligus menyampaikan edukasi agar kesadaran masyarakat juga terus meningkat. Mengingat saat ini jumlah yang terpapar di Wonosobo terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Sementara itu, Pasi Ops Kodim 0707/Wonosobo Kapten Czi Sarwiyono menambahkan, mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan ini harus dilakukan secara terus menerus dan didukung oleh semua pihak. Mengingat merubah pola kebiasaan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Terbukti dalam setiap operasi masih ditemukan ratusan orang yang tidak menggunakan masker setiap keluar rumah,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada para pemilik atau penjaga toko agar memerintahkan kepada para pembeli jika memasuki toko agar cuci tangan terlebih dahulu. Selama operasi berlangsung orang yang masuk toko mencuci tangan masih sangat jarang sekali, padahal semua sarana dan prasarana sudah ada.

Belum lagi penerapan jaga jarak dan menghindari kerumunan. Itu juga belum diterapkan secara maksimal oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu melalui operasi gabungan yang dilakukan secara terus menerus sedikit demi sedikit akan merubah pola hidup masyarakat. Sehingga Covid – 19 segera hilang dari Indonesia khususnya Wonosobo,” pungkasnya. (ard/why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *