Ibu Hamil Dan Menyusui Harus Dapatkan Edukasi Tentang ASI Eksklusif Serta Hak Anak

by -31 views

WONOSOBOZONE – Dalam rangkaian untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 30 RSIA Adina Wonosobo, menggelar acara Talk show yang bertema “Kupas Tuntas Kunci Sukses Menyusui Dalam Berbagai Kondisi”. Dalam acara Talk Show yang digelar di aula gedung setempat, pada Kamis (26/9) tersebut, juga tampak dihadiri oleh Fairuz Eko Purnomo selaku Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Wonosobo serta beberapa dokter spesialis, pameran baby shop.

Sekitar 100 peserta yang terdiri dari berbagai kader yang ada di beberapa puskesmas di Kabupaten Wonosobo turut hadir dalam acara takl show tersebut.

Tujuan digelarnya talk show ini agar apa yang kita sampaikan disini mampu di sosialisasikan ke semua lini masyarakat , terutama agara bisa memahami pentingnya pemberian ASI secara ekslusif, khususnya bagi ibu hamil dan menyusui,” kata ketua panitia Dr. Handayani disela-sela acara.

Hal senada diutaran oleh Ketua Komite Medis RSIA Adina Wonosobo Dr. M. Nur Adintyo (Dr. DITO), menurutnya edukasi semacam ini harus terus menerus dilakukan agar bisa selalu dipahami oleh semua masyarakat pada umumnya. Ia berharap segela kesulitan bagi ibu hamil atau pasca melahirkan bisa mendapatkan tips dan kunci ataupun penyelesaian permasalahannya.

Karena tidak semudah seperti yang dibicarakan orang, jadi yang dibilang ASI akan keluar mudah dan gampang, tapi faktanya tidak semua seperti itu,” terangnya.

Dr. Dito menghimbau kepada ibu hamil yang mengalami masalah agar tidak sungkan untuk berkonsultasi kepada dokter-dokter spesialis. “Khususnya yang menangani permasalahan anak dan ibu hamil,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Wonosobo Fairuz Eko Purnomo mengatakan, pentingnya ASI eksklusif dan pemahaman tentang hak anak. “Harapannya ketika orang tua diberikan pemahaman/dukungan yang tepat maka orang tua menjadi berdaya,” kata Fairuz dalam sambutannya.

Sambutan Fairuz Eko Purnomo S.T ketua tim penggerak PKK Kab. Wonosobo.
Foto : Ilham Ardha/Wonosobozone

Lebih lanjut dikatakan Fairuz, hal yang tidak kalah penting yakni dukungan dari lingkungan, dan pemerintah yang dapat menyediakan tempat untuk menyusui (Pojok ASI), sehingga proses menyusui bisa menjadi nyaman. “Hak bayi untuk mendapatkan ASI bisa tercapai dalam kondisi apapun dan dimanapun,” imbuhnya.

Melalui talk show ini Fairuz berharap, semua elemen masyarakat agar peduli terhadap Ibu menyusui dengan mensosisalisasikan pentingnya ASI eksklusif secara terus menerus.

Pemerintah ditingkat Kabupaten hingga desa untuk mengambil kebijakan serta memfasilitasi tempat menyusui (Pojok ASI) ditempat kerja mapun pelayanan publik, baik rumah sakit pemerintah, swasta, maupun puskesmas,” pungkasnya. (Why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *