Peringati HSN 2019, BPS Siap Sukseskan Sensus Penduduk 2020

by -23 views

WONOSOBOZONE – Dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 26 September 2019 dan menuju sensus penduduk 2020, Badan Statistik Nasional (BPS) Wonosobo menyelenggarakan perayaan HSN se-eks Karesidenan Kedu dan Banjarnegara dalam bentuk perlombaan olahraga di GOR Indoor Wonosobo, Rabu, (25/9).

Menurut Yusuf Isnandar, Ketua Panitia HSN Wonosobo mengatakan, sebanyak 255 peserta dari tujuh Kabupaten yakni Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Purworejo, Banjarnegara dan Kebumen, turut memeriahkan berbagai perlombaan yang dipertandingkan. “Diantaranya, bola voli, badminton, tenis meja, senam, dan catur,” ungkapnya.

Tujuan diadakannya HSN menurut Yusuf Isnandar, adalah untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar pegawai BPS serta menyatukan gerak langkah dalam upaya mensukseskan sensus penduduk 2020. “Agar masyarakat lebih familiar bahwa tanggal 26 September merupakan Hari Statistik Nasional,” ucapnya.

Sementara itu Kepala BPS Wonosobo Wazirudin mengungkapkan, peringatan HSN 2019 juga dimaksudkan untuk mengenalkan lebih jauh tentang statistik kepada masyarakat, bahwa statistik bukan hanya milik BPS saja tetapi milik semua insan statistik. Pihaknya juga ingin sekaligus mensosialisasikan perhelatan Sensus Penduduk 2020.

Kebetulan momennya memang tahun ini pas, kita juga fokus sosialisasi untuk pelaksanaan event Sensus Penduduk 2020,” ujar Wazirudin saat ditemui disela-sela acara.

Lebih lanjut dikatakan Wazirudin, melalui kegiatan ini diharapkan BPS dapat mensukseskan sensus penduduk, sehingga terwujud satu data kependudukan Indonesia sesuai dengan perpres No 39 tahun 2019. “Nantinya kami akan kumpulkan satu data kependudukan di Indonesia,” harapnya.

Untuk pelaksanaan sensus Wazirudin juga menjelaskan, setiap sepuluh tahun sekali BPS selalu mengadakan kegiatan sensus. “Sensus penduduk dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada ditahun yang berakhiran dengan angka nol, kalau sensus pertanian dilaksanakan setiap sepuluh tahun yang berakhiran angka tiga, dan sensus ekonomi dilaksanakan tiap sepuluh tahun dengan tahun angka yang berakhiran enam, misal 2006, 2016, dan seterusnya,” pungkasnya. (Why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *