Adakan Baksos, IKAPTK Wonosobo Bantu Rehab RTLH Warga Jaraksari

by -31 views

WONOSOBOZONE – Masih banyaknya rumah penduduk tidak layak huni di kelurahan Jaraksari yang notabenya merupakan salah satu kelurahan padat Penduduk di kabupaten Wonosobo, membuat Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Wonosobo tergerak untuk mengadakan kegiatan bakti sosial rehab rumah tidak layak huni.
Kondisi memprihatinkan dijumpai pada salah satu rumah keluarga Darmanto (60), warga RT 12 RW 01 Kelurahan Jaraksari.

Tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Wonosobo, Eko Purnomo selaku Ketua Dewan Pembina IKAPTK hadir di rumah tak layak huni seluas 4 x 12 meter persegi tersebut untuk mengawali rehab dan secara simbolis peletakan batu pertama. Didampingi Ketua IKAPTK Wonosobo, One Andang Wardoyo, Camat Kota Zulfa Ahsan Alim beserta jajaran pejabat Kecamatan dan Kelurahan Jaraksari, serta sejumlah pengurus, Bupati mengawali peletakan batu pertama setelah berdoa bersama.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengungkapkan, rehab rumah yang dilakukan oleh IKAPTK Wonosobo merupakan upaya dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan.

Lebih lanjut Bupati juga berharap, kegiatan seperti itu nantinya dapat menginspirasi komunitas yang lain. “Semoga pembangunan rumah Bapak Darmanto dapat membuat kenyamanan bagi seluruh anggota keluarganya,” pungkas Bupati.

Sementara itu Ketua IKAPTK Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, jajaran pengurus memang telah berkomitmen untuk terus bergerak dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.

Untuk program RTLH ini kami pilih warga yang benar-benar tidak mampu dan tidak masuk dalam program pemerintah,” katanya.

Andang menambahkan, selain kondisi rumah yang tidak layak huni, Darmanto yang bekerja sebagai buruh serabutan tersebut juga menderita penyakit katarak.

Untuk rehab rumah darmanto kami telah bekerja sama dengan konsultan bangunan, agar rumah Darmanto benar-benar menjadi rumah yang layak,” tandasnya. (Why/WZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *