Sendra Tari Sindoro Sumbing Suguhkan Kesenian Dua Kabupaten

by -52 views

WONOSOBOZONE – Meskipun diselimuti cuaca udara yang dingin serta kabut tebal, namun tak menyurutkan antusiasme ribuan penonton untuk berbondong-bondong menyaksikan acara Sendra Tari Sindoro Sumbing Mapageh Sang Watu Kulumpang dalam rangkaian Festival Sindoro Sumbing 2019 yang digelar di digelar di Lapangan Kledung, perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Temanggung, Sabtu, (20/7) malam.

Seni pertunjukan yang baru pertama kali digelar tersebut, juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Temanggung M. Al Khadziq, Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo, dan Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Nadjamuddin Ramly.

Dalam sambutannya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya mengapresiasi Dinbudpar Temanggung dan Disparbud Wonosobo yang mengadakan even akbar yang disertai penampilan kesenian lokal yang ada di kedua kabupaten tersebut.

Seni pertunjukan itu tidak hanya tontonan kedua kabupaten, tetapi ada edukasi atau pelatihan, di tempat ini ada stimulus untuk mereka bisa belajar seni pertunjukan yang menarik, dengan panggung, tata lampu, dan tata suara yang bagus,” kata Ganjar.

Ganjar juga berharap, setelah kegiatan selesai, Temanggung dan Wonosobo bisa selalu berkolaborasi dan bersinergi dalam melestarikan dan mengembangkan budaya yang ada. “Hal ini sangat baik sesuai harapan, setelah itu Temanggung dan Wonosobo terus berkolaborasi,” harapnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo mengungkapkan, kebudayaan memiliki nilai setrategis untuk merubah peradaban, terutama dalam menjaga dan memajukan kelestarian alam yang kita miliki.

Kolaborasi antara Wonosobo Temanggung yang saat ini dilakukan akan tetap berjalan, yang menjadi PR berat kami dan teman – teman dari Temanggung adalah bagaimana mengkolaborasikan masyarakat kledung dan kertek khususnya Reco.” Bebernya.

Agus juga berharap, anak – anak muda kledung dan reco bisa berkolaborasi membangun komitmen bersama.

Alhamdulillah kebudayaan di wonosobo banyak kemajuan dilihat dari kesemangatan masyarakat dan anak – anak muda terbukti ketika kami mengampu semua kegiatan banyak yang datang menginginkan untuk bergabung bersama kami di acara seperti ini.” pungkasnya.

Sedangkan Bupati Temanggung H. M Al Khadziq menyampaikan, Pemerintah Temanggung mempunyai komitmen besar untuk perkembangan potensi kekayaan dibidang seni dan budaya. Disebutkan Pemkab Temanggung akan mengembangkan, membangun budaya dan wisata yang indah berbasis wisata lokal yaitu patensi seni masyarakat seperti ini.

Kabupaten Temanggung telah menganggarkan dan memperhatikan festival kebudayaan dengan anggaran promosi pariwisata kedepan pada tahun 2020 sekira 4,5 milyar, naik 2 kali lipat dari tahun sebelumnya 2,5 milyar khsus untuk festifal kesenian dan promosi kebudayaan dan pariwisata.” terang Bupati Temanggung. (Why/WZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *