ASKAB PSSI Wonosobo Buka Suara Terkait Viralnya Keluhan Pecinta Bola

by -79 views

WONOSOBOZONE -Beredarnya keluhan dimedsos terkait kepemimpinan salah seorang wasit pengadil pertandingan di Liga Wonosobo beberapa hari lalu, ternyata membuat jajaran Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Wonosobo buka suara. Pihak Askab pun buka suara dan memberikan pernyataan terkait hal tersebut.

Saya bersyukur Liga 1 dan 2 sejauh ini berjalan lancar. Walau ada kekurangan di sana-sini, namun antusias tim dan penonton sangat besar. Lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Kualitas pertandingannya pun meningkat dan semakin enak ditonton,” kata ketua Askab PSSI Wonosobo Abdul Arif, saat dihubungi oleh Wonosobozone.

Arif juga menjelaskan terkait keluhan pecinta bola yang viral di media sosial, menurutnya tentang pro kontra dari suporter di media sosial kami memandangnya sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan mereka terhadap sepekbola. Untuk itu kami sampaikan terima kasih. Setiap masukan pasti kami perhatikan.

Tentang kepemimpinan wasit pun rata-rata bagus. Mereka disiplin dan profesional. Jika ada salah satu wasit yang kemudian menjadi kontroversi saya mohon untuk jangan langsung divonis bersalah. Jika ada yang demikian, tim yang merasa dirugikan bisa mengajukan keberatan usai pertandingan. Ajuan keberatan pasti ditindaklanjuti Askab PSSI dalam hal ini Komisi Disiplin,” paparnya.

Lebih lanjut, Arif juga menegaskan, untuk menghasilkan sebuah kompetisi pertandingan yang baik dan sehat, pihaknya selalu melakukan evaluasi disetiap pertandingan.

Evaluasi setiap saat kami lakukan namun hasilnya tidak kami publikasikan. Terkecuali ada keberatan resmi dari klub yang merasa dirugikan maka klub yang bersangkutan kami beri tahu hasil evaluasi tersebut. Sejauh ini belum ada klub yang mengajukan keberatan atas kinerja wasit di Liga 1 dan 2 2019,” pungkas Arif.

Sementara itu, Biro Penugasan Wasit Askab, Tavep Dwi Handoyo mengungkapkan, semua pihak terkait harus memahami peraturan dalam pertandingan sepak bola “Law Of The Game”. Jika sepak bola Wonosobo ingin maju maka semua komponen harus dibenahi.

Terlepas dari kepemimpinan wasit yang dianggap kadang menimbulkan kontroversi, hal itu terkait kondisi manusia (Human Eror), tidak ada satupun wasit yang ingin berbuat konyol dilapangan. Beberapa faktor kesulitan dilapangan bisa saja terjadi, seperti kondisi fisik wasit yang kurang baik, pandangan yang terlalu jauh, sehingga menyulitkan pandangan untuk mengambil sebuah keputusan, jadi faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan gagalnya seorang wasit dalam memimpin sebuah pertandingan,” tandasnya.

Handoyo juga menambahkan, keterbatasan sarana dan prasarana lapangan yang ada di kabupaten Wonosobo juga kadang sangat berpengaruh terhadap kinerja wasit pertandingan.

Kedepan kami tetap upayakan adanya pembenahan, saya menyadari wasit-wasit kita masih banyak kekurangan, tapi kami mohon jangan menghujat,” ucap Handoyo.(Why/WZ)

Reporter: Ilham Ardha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *