Kementrian Perindustrian Gelar Bimtek Keluarga Harapan di Kabupaten Magelang

by -60 views

MAGELANG – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (DitjenIKMA) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) wirausaha IKM Makanan dan IKM Kerajinan Bambu di Kabupaten Magelang.

Kegiatan terus dilakukan sebagai upaya mendorong tumbuhnya wirausaha baru industri kecil dan menengah (WUBIKM )di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Gati Wibawaningsih mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan Wirausaha Baru Industri untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan.

“Harapan kami adalah menjadikan penerima manfaat program keluarga harapan di Kabupaten Magelang dapat menjadi wirausaha baru sukses, yang mampu menerapkan nilai-nilai kemandirian, memiliki etos kerja tinggi, kreatif dan inovatif serta lulus dari Program PKH tersebut,” Katanya saat membuka Bimtek di Hotel Atria Kota Magelang, Senin (08/07/2019).

Pada pembukaan kemarin, turut hadiri Pejabat Pembina IKM Pangan dan IKM Kerajinan Kemenperin, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang, Endot Sudiyono, serta Koordinator dan Pendamping PKH.

Dihadapan peserta Bimtek sebanyak 60 orang dari Kecamatan Muntilan dan Borobudur kemarin, ia menyampaikan jika PKH merupakan program perlindungan sosial dibawah Kementerian Sosial dengan tujuan membantu keluarga miskin dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari mulai senin hingga jumat (12/07/2019) besok. Ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial tentang Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah (IKM) bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang ditandatangani pada tanggal 8 Maret 2019 lalu,” katanya.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan para penerima manfaat program keluarga harapan menjadi calon wirausaha baru sehingga dapat berkontribusi dalam penumbuhan perekonomian di Kabupaten Magelang

Disampaikan, jika Kabupaten Magelang memiliki beranekaragam produksi makanan ringan, namun selama ini hanya dikemas sederhana dengan plastik sehingga membuat harga jual rendah dan pemasaran terbatas. Sedang potensi kerajinan bambu juga belum dimanfaatkan secara maksimal.

Selain bimbingan peningkatan kemampuan SDM, para peserta juga mendapat fasilitasi mesin/peralatan penunjang perbaikan mutu produk pangan seperti perekat kemasan (sealer)serta alat peniris minyak dan mesin/peralatan untuk peningkatan kapasitas produksi kerajinan bambu.

“Semoga setelah kegiatan ini, para peserta bisa tergugah keinginan dan idenya untuk berwirausaha, dan akan muncul wirausaha-wirausaha yang tangguh,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, menuturkan, melalui Program Keluarga Harapan (PKH), rata-rata mengentaskan 10 sampai 20 keluarga dari kemiskinan setiap bulannya.

“Data tahun 2018, sebanyak 54288 keluarga penerima manfaat PKH, angka tersebut terus turun setiap bulannya, dan pada tahun 2019 antara 10 hingga 20 keluarga dapat dientas dari kemiskinan. Adapun komponen keluarga penerima manfaat PKH, terdapat balita, ibu hamil, disabilitas, lansia dan anak sekolah SD, SMP, SMA,” imbuh Retno. 

Artikel dikutip dari krjogja.com Penulis Bagyo Harsono
https://krjogja.com/web/news/read/103981/Kementrian_Perindustrian_Gelar_Bimtek_Keluarga_Harapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *