Krisis Air Bersih, Warga Desa Jalatunda Banjarnegara Manfaatkan Air Sungai

by -130 views

Banjarnegara – Krisis air bersih di Banjarnegara semakin meluas, salah satunya terjadi di Desa Jalatunda Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga memanfaatkan sisa air di Sungai Sapi.

Warga Desa Jalatunda, Slamet Rahayu mengatakan, krisis air bersih sudah mulai terjadi sejak Bulan Ramadan lalu. Tahun ini, kekeringan terjadi lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini bulan Ramadan sudah mulai krisis air bersih di Desa Jalatunda. Padahal biasanya mulai kekeringan itu setelah hari raya Lebaran,” ujarnya saat ditemui di Desa Jalatunda, Kamis (4/7/2019).

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga memanfaatkan sisa air sungai. Air tersebut digunakan untuk mencuci pakian, mandi, hingga buang air besar. Jaraknya antara pemukiman dengan sungai sekitar 100 meter. Warga membuat sumur resapan di sungai agar airnya lebih jernih.

“Warga tidak punya pilihan lain mengingat saat ini sumur di Desa Jalatunda sudah kering. Untuk MCK warga dilakukan di sungai. Tetapi di sungai tidak ada tutupnya, jadi kalau mandi dan buang air besar sebenarnya malu,” tuturnya.

Sedangkan air yang digunakan untuk masak dan minum, warga membeli per galon. Harganya, Rp 5 ribu per galon. Satu galon air minum ini hanya cukup satu hari untuk satu keluarga.

Sekretaris Desa Jalatunda, Miswan mengatakan krisis air bersih mulai bulan Maret lalu. Setiap bulan dampaknya terus bertambah hingga saat ini sekitar 800 KK mengalami krisis air bersih.

“Dari 1.500 KK, 800 KK di antaranya mengalami krisis air bersih di Desa Jalatunda. Pada bulan Maret sudah terjadi, tetapi dampaknya belum meluas seperti sekarang,” jelasnya.

Untuk pembuatan sumur dalam di Desa Jalatunda sulit dilakukan. Sebab, berdasarkan penelitian tidak ada air dalam di Desa Jalatunda.

“Kami menggunakan dana desa membuat Pamsimas untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Air itu diambil dari air sungai yang diolah,” ujarnya.

Sekarang sudah ada 1 Pamsimas yang berjalan. Tetapi untuk mencukupi semua membutuhkan waktu 12 tahun lagi. Makanya kami juga sedang berusaha untuk mencari bantuan di luar dana desa.

Artikel dikutip dari detik.com penulis Uje Hartono
https://m.detik.com/news/berita-jawa-tengah/d-4611203/krisis-air-bersih-warga-di-banjarnegara-manfaatkan-air-sungai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *