Ramainya Para Pendaki Berburu Sunrise di Gunung Andong

by -100 views

MAGELANG – Dinilai lagi cantik-cantinya, para wisatawan dari berbagai daerah padati Gunung Andong di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, untuk berburu matahari terbit (sunrise).

Pengunjung saat hari-hari biasa sendiri sudah cukup banyak, tetapi saat akhir pekan, para pendaki yang mendaki Gunung Andong bisa membludak.

Terlebih, memasuki musim kemarau ini, cuaca memang tampak cerah, pemandangan sunrise pun dapat terlihat jelas dan indah dari atas gunung dengan ketinggian hampir 2.000 meter di atas permukaan laut tersebut.

Di Basecamp Pendakian Taruna Jaya Giri Sawit Gunung Andong di Dusun Sawit, Nongkosawit, Girirejo, Ngablak, Magelang, malam minggu kemarin jumlah pendaki yang naik mencapai 2.000 lebih pendaki.

Seorang juru parkir di basecamp Taruna Jaya Giri Sawit, Yanto mengatakan, mereka datang dari berbagai daerah baik dari Magelang, maupun dari luar kota sepeti Jakarta, Bandung, hanya untuk mencicipi pemandangan epik dari atas gunung. Ada juga wisatawan manca seperti Korea, Jepang yang datang.

“Ada banyak yang datang ke sini, terutama pas akhir pekan. Pasti berjubel. Malam ini saja kalau dihitung ada sekitar dua ribu lebih. Itu terlihat dari jumlah kendaraan yang masuk dan parkir. Mereka ada yang dari Magelang, luar kota, ada juga yang mancanegara,” kata Yanto.

Mereka mendaki pagi-pagi, setelah sampai di puncak, mereka mendirikan tenda dan berkemah di sana. Ada juga yang datang malam hari atau menjelang dini hari, untuk sekedar mendaki tek tok (mendaki, kemudian langsung turun, tanpa berkemah.

Jarak pendakian sendiri dihitung dengan waktu,yakni sekitar 1,5-2,5 jam. Normalnya, untuk pendaki berusia muda, paling membutuhkan waktu 1,5-2 jam saja.

Ada tiga pos pendakian, 1-3. Kemudian jalur pendakian didominasi oleh hutan pinus, sampai mendekati puncak vegetasi berupa padang rumput.

Puncak tertinggi terhitung adalah sekitar 1.726 mdpl. Sampai di atas, pendaki bisa melihat panorama dari berbagai gunung yang ada di Jawa Tengah, seperti Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro.

Mereka juga dapat mendirikan tenda di puncak, tetapi tidak di area makam Ki Joko Pekik yang terletak di bukit sebelah.

Tiket masuk ke Gunung Andong melalui Taruna Jaya Giri Sawit sendiri adalah Rp 12 ribu per orang dengan parkir kendaraan untuk sepeda motor Rp 5 ribu. Selain pendaki lokal yang datang, ada juga pendaki dari luar daerah.

Mahasiswa asal Yogyakarta,  Seperti Solikin (24) mengungkapkan, ia sengaja datang untuk berburu sunrise. Bulan-bulan ini langit sedang cerah, dan sunrise terlihat jelas.

“Teman-teman saya, apalagi yang cewek belum pernah mendaki. Saya ajak ke sini karena jalurnya yang tidak sulit. Tidak terlalu jauh. Sampai di atas, bisa melihat pemandangan sunrise yang full,” katanya.

Artikel dikutip dari Tribunjogja.com Penulis Rendika
https://jogja.tribunnews.com/2019/06/30/ramainya-para-pendaki-berburu-sunrise-di-gunung-andong-sekarang-sedang-cantik-cantiknya?page=3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *