Fenomena Embun Upas Dieng Diperkirakan Sampai Bulan Oktober

by -7 views

BANJARNEGARA – Musim kemarau suhu udara di kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, kembali turun menjadi minus 9 derajat celsius, Senin (24/6/2019) pagi.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Obyek Wisata Banjarnegara Aryadi Darwanto mengatakan, suhu udara yang rendah tersebut menyebabkan embun es muncul lebih awal sejak Minggu (23/6/2019) malam.

“Rekor baru, Minggu pukul 20.35 WIB sudah terbentuk embun es di lapangan sekitar Candi Arjuna Dieng,” kata Aryadi.

Aryadi mengatakan, embun es biasanya terbentuk menjelang pagi hari. Hal itu seiring dengan menurunnya suhu udara saat pagi dibanding saat malam hari. Suhu udara terendah, terpantau Senin pukul 04.53 WIB. Berdasarkan hasil pengukuran dengan menggunakan termometer di kompleks Candi Arjuna, suhu udara tercatat mencapai minus 9 derajat celsius.

“Ini merupakan rekor baru, kalau tahun-tahun sebelumnya katanya suhu terendah minus 8 derajat celsius,” ujar Aryadi.

Fenomena embun es muncul secara berturut-turut selama tiga hari terakhir sejak Sabtu (22/6/2019). Pada Sabtu pagi suhu udara berdasarkan hasil pengukuran menggunakan termometer mencapai minus 5 derajat celsius.

Sehari berikutnya, Minggu, suhu udara naik menjadi minus 2 derajat celsius. Kemunculan embun es di sekitar Candi Arjuna Dieng menarik ratusan wisatawan untuk berkunjung dan mengabadikan fenomena yang jarang ditemukan tersebut.

Fenomena alam tersebut terjadi akibat rendahnya suhu pada suatu wilayah yang mengakibatkan embun membeku.

Aryadi menambahkan, embun es atau yang biasa disebut masyarakat lokal ‘bun upas’ itu diperkirakan muncul hingga September atau Oktober 2019.

“Fenomena kemunculan embun es ini kemungkinan akan terjadi hingga September-Oktober, puncaknya kemungkinan Agustus 2019,” imbuh Aryadi.

Artikel dikutip dari kompas.com Penulis Fadlan Mukhtar
https://regional.kompas.com/read/2019/06/24/10022551/pagi-ini-suhu-dieng-mencapai-minus-9-derajat-celsius-embun-es-muncul-sejak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *