18 JAM TIDAK PULANG, WARGA RIMPAK SAPURAN DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

by -137 views

WONOSOBOZONE – Setelah dikabarkan hampir 18 jam tidak pulang kerumah, Giyoto (60), warga Dusun Ringkuk, Desa Rimpak, Kecamatan Sapuran, ditemukan sudah meninggal dunia. Setelah dilakukan upaya pencarian oleh pihak keluarga, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (18/6/2019).


Dari sejumlah informasi yang berhasil didapatkan serta kronologi kejadian, korban pergi ke ladang untuk mencari rumput pada hari Senin (17/6/2019). Sekitar pukul 07.00 WIB korban meninggalkan rumah untuk pergi mencari rumput di Desa Wonoroto yang berdekatan dari Desanya. Namun nasib naas menimpanya, diduga korban jatuh ke sungai dari tebing dan menghantam batu di sungai yang menyebabkan korban hingga meninggal dunia.

Sedangkan, menurut keterangan Kades Rimpak, Sio Asih, Menjelaskan, korban kesehariannya bekerja sebagai petani dan ternak kambing, korban menderita penyakit epilepsi. dimungkinkan korban kambuh pada saat kejadian dan tidak ada yang menolong, sehingga sampai jatuh ke sungai dan meninggal dunia.

Keseharian korban bekerja sebagai petani dan ternak kambing, korban tersebut mengidap penyakit epilepsi. Kemungkinan penyakit korban kambuh pada saat kejadian, namun tidak ada orang yang mengetahui peristiwa tersebut, sehingga korban tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Sedangkan Camàt sapuran yang diwakili Sekcam Sapuran Bambang Trie beserta Kasi Trantib beserts jajaran staf, langsung meninjau ke TKP dan bertemu dengan keluarga korban untuk ikut bela sungkawa dirumah almarhum Giyoto. Dalam kesempatan tersebut Sekcam Sapuran mendoakan korban meninggal dalam keadaan khusnul khotimah serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. (W)

Reporter: Ilham Ardha/Wonosobozone

Editor: Wahyu Tri/Wonosobozone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *