Kecamatan Watumalang Resmikan Rumah Kolaborasi Pemberdayaan

by -187 views

WONOSOBOZONE – Potret kemiskinan saat ini masih banyak terdapat di wilayah Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Berdasarkan peringkat kemiskinan Kecamatan Watumalang menduduki peringkat nomor 5 (lima) se-Kabupaten Wonosobo.

Melihat realitas seperti itu, bukan berarti pemerintah tidak melakukan suatu upaya dalam penanggulangan kemiskinan di daerah yang telah mendeklarasikan sebagai kabupaten Ramah HAM ini. Beberapa bentuk intervensi pemerintah sudah dilakukan, namun dirasa masih perlu banyak upaya ataupun langkah strategis dalam upaya penanganan kemiskinan yang bisa menyasar pada masyarakat rentan atau miskin. Begitu juga untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kemandirian pada masyarakat tersebut.

Hal tersebut, tentunya menjadi sebuah pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani oleh pemerintah Kecamatan Watumalang, bagitu juga yang mendasari Iwan Widiyanto selaku Camat Watumalang untuk membuat program yang disebut Rumah Kolaborasi Pemberdayaan Keluarga Difabel, Lansia, Perempuan dan anak.

Launching Program Rumah Kolaborasi Pemberdayaan Keluarga Difabel, Lansia, Perempuan dan Anak di Kecamatan Watumalang, diresmikan oleh Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo di Aula kantor Kecamatan Watumalang, Rabu (12/6/2019).

Iwan berharap, adanya program ini, diharapkan membantu percepatan penurunan angka kemiskinan yang ada di wilayah kabupaten wonosobo.

Melaui program tersebut juga akan membuka ruang partisipasi perorangan, kelompok ataupun kelembagaan dalam penaggulangan kemiskinan di wilayah Kecamatan Watumalang dan Kabupaten Wonosobo pada umumnya,” harapnya.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, nantinya akan ada beberapa bentuk kegiatan didalam program kegiatan tersebut.

Nantinya akan ada beberapa bentuk kegiatan peningkatan kemampuan, ketrampilan (lifeskill), konseling, edukasi di dalam rumah kolaborasi pemberdayaan ini dengan tetap memperhatikan potensi dan kearifan lokal,” terang Iwan.

Saat ini Keluarga difabel menjadi prioritas, mengingat sekarang cukup banyak warga difabel di wilayah di Kecamatan Watumalang.

Kurang lebih ada 451 orang yang sebenarnya punya kesempatan yang sama dalam hidup bermasyarakat, namun saat ini hampir kesemuanya dalam kondisi yang butuh campur tangan pihak lain agar berdaya,” kata Iwan.

Dalam kesempatan yang sama juga Kecamatan Watumalang sudah mempersiapkan Layanan dan konseling mobile yang disebut “LAKON”, tujuanya untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan Kecamatan ke Desa-Desa secara bergilir serta praktis yang akan dilakukan setiap 2 minggu sekali mulai bulan Juli nanti.

Turut andil dalam program tersebut adalah Bank Wonosobo yang juga memberikan bantuan untuk keluarga difabel berupa fasilitasi pengurusan kelembagaan sehingga bisa berbadan hukum dan punya eksistensi kedepan, Pungkas Iwan.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran OPD terkait, lintas sektoral wilayah Watumalang, kepala desa, organisasi masyarakat dan perwakilan forum keluarga difabel watumalang yang kesemuanya memiliki komitmen bersama untuk mendukung program ini.


Selesai acara diperlihatkan contoh pengembangan produk madu dan singkong yang dilakukan oleh keluarga difabel sekaligus peninjauan ruang secretariat rumah kolaborasi. (W)

Reporter: Ilham Ardha/Wonosobozone

Editor: Wahyu Tri/Wonosobozone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *