Sejumlah Anggota Polres Wonosobo Diterjunkan Untuk Urai Kemacetan

by -380 views

WONOSOBOZONE – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo menerjunkan sejumlah personel untuk mengatur arus lalu lintas maupun masyarakat yang ingin menyeberang agar mengurai ketersendatan di Jalan A Yani dan Jalan Angkatan 45 Wonosobo selama bulan Ramadan dan menjelang momen Lebaran. Pasalnya, jalur tersebut dinilai selalu macet dan padat ketika terjadi peningkatan kunjungan masyarakat.

Kepala Satlantas Polres Wonosobo, AKP Putri Nur Cholifah mengungkapkan, di Jalan A Yani dan Jalan Angkatan 45 Wonosobo selalu krodit karena terdapat pusat perbelanjaan besar, seperti halnya Rita Pasaraya dan Pasar Induk Wonosobo.

Selama momen Ramadan terjadi peningkatan kunjungan masyarakat ke sejumlah pusat perbelanjaan di wilayah kota, jadi kami terjunkan sejumlah personel,” ungkapnya .

Pihaknya memprediksi peningkatan kunjungan masyarakat ke sejumlah pusat perbelanjaan di wilayah kota, akan mengalami peningkatan signifikan pada momen Lebaran 2019. Atas kondisi itu pihaknya bersama Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Wonosobo, bakal memasang alat pembatas guna mengurai ketersendatan arus lalu lintas. Juga akan dibantu anggota Pramuka untuk mengatur penyeberang jalan.

Petugas juga akan mengingatkan para tukang parkir untuk menata kendaraan tidak melebihi bahu jalan. Begitupun pengemudi angkutan umum, akan kami ingatkan jika sudah menunggu penumpang terlalu lama. Untuk masyarakat diimbau memanfaatkan jembatan penyeberangan di Jalan A Yani, agar arus lalu lintas tidak semakin krodit. Diharapkan upaya-upaya itu dapat menjadikan arus di jalan tersebut lancar,” beber dia.

Pantauan di lapangan, Jalan A Yani dan Jalan Angkatan 45 selalu krodit, salah satunya dipicu banyaknya angkutan umum yang parkir terlalu lama maupun banyaknya pedagang kali lima (PKL) yang mendorong gerobaknya melintas jalan. Alasan angkutan umum ngetem sembarangan di Jalan A Yani sangat klasik, karena sejak Pasar Induk Wonosobo terbakar, tempat mereka digunakan sebagai lapak jualan para pedagang.

Bahkan basement di Pasar Induk serta Rita Pasaraya yang sebelumnya merupakan tempat parkir, saat ini dijadikan lokasi lapak pedagang. Imbasnya, sebagian badan jalan sering digunakan sebagai lokasi parkir. Tentu, ini berpengaruh terhadap lalu lintas di jalan tersebut yang kerap tersendat. Diharapkan nantinya setelah ada pembangunan Pasar Induk Wonosobo terdapat lokasi perparkiran yang memadai, agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan.

sumber : fokus saba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *