Ratusan Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak

by -10 views

WONOSOBOZONE – Dampak pergeseran tanah atau tanah bergerak mengakibatkan ratusan rumah dan fasilitas umum di Desa Kalibening, Kecamatan Sukoharjo mengalami kerusakan. peristiwa tersebut diketahui sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu.

Mugiono selaku Kepala Desa Kalibening mengatakan, ada sekitar 250 rumah dan fasilitas umum yang rusak. Namun, hingga kini diakui belum ada partisipasi pemerintah untuk menganggulangi permasalahan tersebut.

Kondisi ini tak hanya terjadi di musim penghujan, tetapi di musim kemarau pun rentan terjadi bencana tersebut. Namun, yang sangat ditakutkan warga adalah saat hujan karena tekstur tanah yang tidak padat, sehingga potensi terjadi longsor dan tanah bergerak lebih tinggi. 

Langkah pemerintah desa untuk menggulangi hal tersebut yakni dengan melakukan gotong royong menanam bambu, karena penanggulangan menggunakan dana desa tidak mencukupi. Kami berharap, pemerintah agar memberikan solusi terkait hal tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, persoalan pergerakan tanah di desa ini sudah terjadi sejak lama atau sekitar tahun 1970-an. Salah satu yang terdampak ialah kawasan yang ada bangunan TK dan kondisinya mengerikan karena sudah miring.

“Kondisi bangunan TK miring dilihat dari luar. Di TK yang masih digunakan belajar anak-anak, Eternit sudah bergelembung, tembok retak, dan lantai retak-retak. Padahal retakan lantai keramik itu kan berbahaya, bisa saja anak-anak terkena pecahan keramik saat sedang ceria bermain atau bisa saja kejatuhan Eternit saat belajar,” pungkasnya.(W)

Sumber : Sorot Wonosobo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *