BPBD Banjarnegara Ikut Sertakan “Elwasi” dalam Lomba Krenova Tingkat Provinsi

by -21 views

BANJARNEGARA – Dalam lomba Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2019 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, mengikutsertakan alat deteksi dini gerakan tanah yang diberi nama “Elwasi”.

Sementara itu, berdasarkan website http://krenova.bappeda.jatengprov.go.id diketahui bahwa penghargaan krenova adalah bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah kepada para mitra dan inovator yang secara nyata mendukung dalam memajukan produk inovasi untuk masyarakat luas.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, Elwasi dibuat oleh seorang staf Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjarnegara yang bernama Sudarsono untuk mendukung upaya pengurangan risiko bencana di wilayah setempat.

“Kami mengikutsertakan Elwasi dalam lomba sekaligus untuk menyosialisasikan mengenai alat deteksi dini gerakan tanah buatan putra daerah,” katanya, Kamis (16/5/2019).

Dia menjelaskan Elwasi adalah singkatan dari “Eling Waspada lan Siaga” yang memiliki makna agar semua pihak mengingat bahwa mereka berada di daerah rawan bencana sehingga perlu kewaspadaan dan tetap harus siaga dalam mengurangi risiko bencana.

“Lahirnya alat tersebut berawal dari banyaknya kejadian bencana tanah ambles dan longsor di Kabupaten Banjarnegara,” katanya.

Secara struktur kondisi morfologi, topografi dan geologi, kata dia, Banjarnegara daerah rawan tanah longsor sehingga diperlukan alat deteksi dini pergerakan tanah sebagai upaya pengurangan risiko bencana.

Elwasi, kata dia, akhirnya terus dikembangkan dan diuji coba di beberapa wilayah, seperti di Desa Sirongge, Kecamatan Pandanarum Banjarnegara (2017), Cisolok, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (2018), dan Desa Kebutuhjurang, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara (2019).

“Saat ini pengembangan Elwasi terus di tingkatkan dan disempurnakan oleh BPBD Banjarnegara sebagai salah satu alat deteksi longsor yang dibutuhkan masyarakat dalam mengurangi resiko bencana,” katanya.

Pihaknya berharap, Elwasi dapat menjuarai lomba krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah agar informasi mengenai alat deteksi dini tersebut makin tersebar luas.

“Alat ini sederhana, murah, suku cadang mudah, desain portabel, dirangkai dengan cepat, perawatan mudah dan dapat dipindahkan ke tempat lain,” katanya.

Artikel dikutip dari antaranews.com Penulis Wuryanti Puspitasari, link https://m.antaranews.com/berita/872180/bpbd-banjarnegara-ikut-sertakan-elwasi-dalam-lomba-tingkat-provinsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *