SATPOL PP WONOSOBO AKAN BERIKAN KENYAMANAN DARI GANGGUAN KAMTIBMAS SELAMA RAMADHAN

by -74 views

WONOSOBOZONE – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo akan perketat pengawasan terhadap gangguan ketertiban umum agar bisa memberikan kenyamanan terhadap masyarakat selama Selama Pelaksanaan bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. gangguan tersebut diantaranya masalah minuman keras, beroperasi tempat hiburan malam, dan pasar tumpah.

Kasatpol PP Wonosobo Haryono mengatakan, akan memperketat pengawasan dari awal bulan Ramadhan Hingga Hari Raya Idul Fitri.


Kami perketat pengawasan terhadap potensi gangguan ketertiban umum selama Ramadan hingga idul fitri 2019, sejumlah operasi akan kita gelar,” kata Haryono.

Haryono juga menambahkan, Satpol PP wonosobo akan bekerjasama dengan pihak kemananan, hal itu merujuk pada hasil rapat lintas sektoral yang digelar beberapa waktu lalu. Diantaranya terlibat dalam sejumlah operasi bersama pihak kepolisian dan masuk tergabung dalam posko pengamanan Ramadan serta lebaran.


Lebih lanjut, untuk pengawasan rutin yang akan diperketat oleh Satpol PP pada bulan Ramadan ini adalah operasi miras di sejumlah titik di Kabupaten wonosobo. Pasalnya dari laporan masyrakat dan juga temuan personil satpol PP, ada indikasi kuat peningkatan konsumsi miras di tempat-tempat publik.

Kita menemukan banyak sekali botol miras kosong di taman-taman kota. Ini menunjukan ada peningkatan komsumsi miras, oleh karena itu kita akan intensifkan operasi dalam minggu ini,” ujarnya.

Selain miras, Haryono juga menyebtukan akan menggelar operasi pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) di sejumlah ruas jalanan Kabupaten Wonosobo. Pasalnya meski sudah berkali-kali ditertibkan, masih bermunculan banyak pengemis gelandangan dan orang terlantar beroperasi di sekitar kota.


Selain itu, Satpol PP juga akan memantau titik-titik penyebab kemacetan di jalur kota, seperti pasar tumpah dan pujasera yang sering muncul pada bulan Ramadan. Sebab kondisi tersebut bisa memicu kemacetan arus lalulintas dan kerawanan gangguan Kamtibmas.

Titik-titik kemacetan itu, baik pasar tumpang dan pujasera kita awasi. Total kita punya 125 personel dan di masing-masing kecamatan ada 15 personel. Semua akan kita gerakkan di titik potensi yang ada gangguan Kamtibmas,” bebernya.
Pihaknya berharap, selama Ramadan ini masyarakat tetap saling menghomati dan taat kepada peraturan daerah, termasuk peraturan yang lain untuk mendukung situasi tetap kondusif.

Sumber: https://www.instagram.com/p/BxZarH7l74l/?igshid=1cp8ilq9dybb8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *