Wisata Lava Tour Pacu Adrenalin serta Suguhkan Keindahan Gunung Merapi

by -92 views

Yogyakarta – Jika menengok sejarah peristiwa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 silam, memang sangat mengerikan. Gunung yang legendaris dipulau Jawa itu menyemburkan Awan panas atau yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan istilah “wedus gembel” dan memporak porandakan perkampungan warga sekitar serta menewaskan ratusan penduduk lereng merapi. Namun dari sejarah kelam tersebut, kini ada sisi lain yang dijadikan objek untuk sekedar menikmati keindahan serta memacu adreanalin dalam wisata Lava Tour Merapi.

Lava Tour Merapi menyuguhkan keindahan alam yang bisa dinikmati sambil memacu adrenaline. Wisatawan akan diajak menyusuri daerah-daerah yang terkena erupsi Gunung Merapi dengan menaiki mobil Jeep Willys tua. Lava Tour Merapi mengajak kita berpetualang dari mulai spot Batu Alien, Kali Biru, Bungker Kaliadem, sampai makam mantan juru kunci Merapi, Mbah Marijan. Spot ini cocok banget untuk menambah koleksi foto di Instagram pastinya.

Rute dengan kontur tanah yang menanjak serta berkelok, membuat goncangan diatas mobil semakin hebat, adrenalin terpacu kencang saat menaiki mobil Jeep. Sang driver juga tak segan untuk memacu kencang mobilnya saat melewati padang pasir dengan bebatuan besar yang berserakan dijalan.

Momen paling seru yang kita dapatkan serta dapat membuat kita berteriak keras adalah saat Jeep Willys digeber dengan kencang ke dalam sungai. Pakaian kita dijamin basah kuyup. Namun hal ini tentu membuat kamu ketagihan.

Lava Tour Merapi tidak hanya mengajak kita berpetualang. Ada juga pemahaman dan gambaran Gunung Merapi secara utuh. Karenanya, mengunjungi sisa-sisa perkampungan yang luluh lantak adalah aktivitas yang tidak boleh ditinggalkan.

Museum Sisa Hartaku salah satunya. Tempat ini menjadi saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, Al-Qur’an yang masih utuh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televisi, hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya, adalah koleksi museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah menyedihkan tersebut.

Bagi pemburu sunrise, kamu harus mengikuti paket sunrise Lava Tour Merapi. Tentunya kamu harus bangun pagi-pagi benar supaya tidak keduluan matahari, agar saat pagi hari, kamu bisa melihat Merapi secara jelas.

Menurut Surya salah satu rombongan wisata dari Setda Kabupaten Wonosobo mengatakan, dirinya sangat senang dan tertantang mencoba wisata Lava Tour Merapi tersebut.

” Kami merasa senang, dan terpacu adrenalinya terutama saat diajak keliling menaiki Jeep Willys yang berdurasi kurang lebih 2 jam. Selain disuguhkan panorama yang indah yang dibalut dengan nuansa khas pedesaan, kita juga mendapatkan edukasi tentang peristiwa letusan Gunung Merapi”, pungkas Surya.

Destinasi wisata yang dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut, kini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan saat akhir pekan. Jadi, jangan sampai dilewatkan ya seru-seruan di Merapi jika kamu mengunjungi Yogyakarta. (WTA)

Musium Sisa Hartaku menjadi tempat penyimpanan barang-barang milik warga yang tersisa pasca letusan Gunung Merapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *