Indahnya Magelang Dari Puncak Bukit Rhema, Ada Gereja Ayam Unik

by -202 views

MAGELANG– Pesona wisata Kabupaten Magelang selalu identik dengan Candi Borobudur. Ternyata, kota berjuluk Tuin van Java ini juga memiliki bangunan gereja dengan gaya dan bentuk arsitektur unik dan khas. Sekilas bangunan ini memang menyerupai seekor ayam, lengkap dengan leher dan kepalanya. Ternyata di awal masa pembangunannya, rumah ibadah ini justru didesain agar menyerupai burung merpati.

Bangun Gereja Ayam berada di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah. Bangunan yang kerap disebut Rumah Doa Bukit Rhema ini memang menjadi salah satu list wisata di Kabupaten Magelang. Selain keunikan bentuk fisiknya, destinasi ini juga memiliki panorama keindahan perbukitan yang indah.

Dalam perkembangannya, bangunan ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah. Bangunan ini juga pernah digunakan sebagai tempat rehabilitasi dan penampungan anak-anak pecandu narkoba dan disabilitas atau gangguan mental.

Pada tahun 2000, karena kekurangan dana, pembuatan bangunan ini resmi dihentikan, sehingga pembangunan baru selesai sekitar 60%. Sebagian dinding tampak ada yang belum diplaster, sehingga meninggalkan kesan tua dan angker.

Siapa sangka, dari bangunan yang tampak tak terawat itu justru menimbulkan kesan artistik yang menawan, sehingga mengundang banyak wisatawan datang. Tak hanya dari sekitar Magelang, tapi juga dari mancanegara. Walaupun secara fisik bangunan ini terlihat hanya memiliki empat lantai, namun sebenarnya bangunan ini terdiri dari tujuh lantai.

Lantai pertama menggambarkan kelahiran manusia sejak dimulai dari bayi yang polos, kemudian belajar tumbuh menjadi seorang anak. Lantai kedua adalah filosofi dari perjalanan manusia yang sudah beranjak dewasa. Lantai tiga difokuskan kepada hal negatif yang berkaitan dengan penggunaan obat-obatan terlarang atau narkoba. Di sekeliling dinding lantai tiga ada beragam lukisan yang menggambarkan hal itu.

Kemudian lantai empat menggambarkan keragaman budaya di Indonesia. Serupa dengan lantai tiga, di setiap inci dinding terdapat lukisan, hasil karya para seniman sekitar Borobudur dan rehabilitan narkoba yang sempat dirawat di rumah doa. Lantai enam, persis di posisi mulut burung merpati, merupakan filosofi sebuah pengharapan hidup yang baru dan lebih baik. Hal itu ditunjukkan dengan posisi desain bangun berupa mulut merpati yang menghadap ke arah Timur.

Sedangkan lantai ketujuh, tepat di mahkota burung merpati mencerminkan wujud dari rasa syukur atas keindahan, kebahagiaan, dan lainnya. Gereja Ayam berada di Bukit Rhema, sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk menuju lokasi, ada beberapa akses atau rute yang bisa Anda pilih, yaitu jalan utama yang langsung menuju Bukit Rhema dan Gereja Ayam, atau akses langsung dari Punthuk Setumbu, dan Bukit Purwosari.

Menurut Daniel Alamsjah, pencetus berdirinya bangunan ini, dalam kepercayaan agama Kristen, burung merpati merupakan simbol dari roh kudus yang turun saat Yesus dibaptis. Tujuan pembangunan rumah ibadah ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Kristiani, melainkan bagi seluruh umat yang percaya pada Allah. Sesuai dengan makna lambang burung merpati sebagai burung perdamaian.

“Seperti terbangun di dalam mimpi, ya? Konon, pembangunan Gereja Ayam atau Rumah Doa Bukit Rhema ini berawal dari mimpi juga, lho! Sang pendiri bercerita, dia memperoleh mimpi aneh yaitu diminta membangun sebuah rumah doa di perbukitan asing. Sampai pada suatu ketika, dia mendapatkan petunjuk dan akhirnya rumah doa mulai dibangun pada 1992. Semenjak menjadi lokasi syuting sebuah film populer, bangunan ini semakin hits dikunjungi wisatawan. Kamu juga mau berwisata rohani ke sana?” tulis Instagram @pesonaid_travel, dikutip Sabtu (27/4/2019).

Artikel dikutip dari inews.id Penulis Vien Dimyati, link https://www.inews.id/travel/destinasi/indahnya-magelang-dari-puncak-bukit-rhema-ada-gereja-ayam-yang-unik/527713

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *