Pemkot Magelang Terapkan Sistem Zonasi pada PPDB Tahun 2019

by -10 views

MAGELANG – Sistem Zonasi akan diterapkan oleh Pemkot Magelang, hal ini ditujukan untuk memeratakan mutu pendidikan. Sistem ini akan diberlakukan untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019 untuk TK, SD, SMP di Kota Magelang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Taufik Nurbakin mengatakan, tujuan zonasi ini tak lain adalah untuk memeratakan mutu pendidikan, baik sekolah negeri atau sekolah swasta, memiliki mutu yang sama tinggi. Zonasi ini juga untuk distribusi tenaga pengajar, atau guru.

“Tak ada lagi sekolah favorit atau sekolah bukan favorit. Nanti seluruh sekolah negeri harus sama dengan sekolah swasta. Zonasi ini sudah tahun lalu kita lakukan, tetapi tahun 2019 ini baru dapat kita terapkan,” ujarnya, Minggu (21/4/2019).

Taufik memastikan, penerimaan peserta didik baru tahun 2019 ini akan menggunakan sistem zonasi. Hal ini sesuai surat keputusan yang dikeluarkannya tanggal 5 April 2019 lalu.

“Kami mulai menerapkan sistem zonasi untuk PPDB jenjang TK, SD, SMP di Kota Magelang, tahun 2019 ini,” kata Taufik.

Seleksi PPDB sendiri akan dilaksanakan melalui tiga jalur, yakni jalur zonasi untuk TK dan SD 95 persen dan untuk SMP 90 persen, jalur prestasi untuk SMP 5 persen, dan jalur mutasi orang tua untuk TK/SD/SMP 5 persen.

Jalur zonasi untuk zona 1 untuk calon peserta didik yang berdomisili di Kota Magelang dan zona 2 untuk yang berdomisili di luar Kota Magelang. Domisili ini dibuktikan dengan kartu keluarga dan surat domisili yang dikeluarkan RT/RW, kelurahan, dengan minimal enam bulan tinggal atau berdomisili.

Artikel dikutip dari Tribunjogja.com Penulis Rendika Ferri, link
http://jogja.tribunnews.com/2019/04/21/sistem-zonasi-diterapkan-pada-ppdb-tahun-2019-di-kota-magelang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *