Kondisi Bangunan Cagar Budaya Semakin Tidak Terawat, Muncul Petisi Untuk Selamatkan Stasiun Banjarnegara

by -194 views

BANJARNEGARA – Tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga serta melestarikan situs dan bangunan bersejarah mulai meningkat, dengan petisi #SaveStasiunBanjarnegara mereka berupaya untuk melindungi salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Banjarnegara.

Petisi tersebut akibat keprihatinan melihat kondisi bangunan stasiun  yang saat ini kurang terawat. Bangunan tersebut dijadikan sebagai toko bahan bangunan. Bahkan pintu utama asli stasiun tersebut berubah bentuk dengan bahan sliding door.

Padahal menurut informasi, Bangunan Stasiun Banjarnegara adalah sebuah bangunan cagar budaya di Banjarnegara yang memiliki nilai sejarah tinggi. Pada masa kejayaannya, di tahun 1900-an, operator Serajoedal Stoomtram Matscapij (SDS) menjadikan stasiun tersebut sebagai stasiun terbesar kedua setelah Stasiun Purwokerto.

Ketua Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara Mujib Nurwahid Titian Asmo mengajak agar masyarakat Indonesia, khususnya warga Banjarnegara, turut menandatangani petisi penyelamatan cagar budaya stasiun Banjarnegara. Yakni, melalui laman https://www.change.org/.

Menurut Mujib, stasiun Banjarnegara harus dijaga keasliannya. Dengan demikian, generasi mendatang tahu sejarah kotanya.

Hal senada disampaikan Sejarawan Universitas Airlangga Surabaya Purnawan Basundoro. Menurutnya, stasiun Banjarnegara punya nilai historis yang sangat penting dalam sejarah transportasi di Banyumas Raya.

“Stasiun tersebut sangat penting, dan tidak boleh berubah bentuk, apalagi hanya sekadar untuk aktivitas komersial. Sejarah transportasi di Banyumas raya akan hilang ketika stasiun itu hilang” tandas penulis buku “Arkeologi Transportasi” itu, yang beberapa waktu mendatang akan dilaunching di Banjarnegara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sejarah dan Budaya (Sebaya) Heni Purwono mengatakan, Pemda beserta PT.KAI harus segera melakukan upaya penyelamatan cagar budaya stasiun Banjarnegara agar tidak mengalami kerusakan atau perubahan dari bentuk aslinya.

“Saya sudah berkali-kali mengingatkan Pemda, agar segera dibuat Perda tentang cagar budaya. Namun, sepertinya hal itu dinilai belum mendesak, sehingga tidak ada tanggapan sama sekai. Kalau hal seperti ini dibiarkan, maka banyak cagar budaya di Banjarnegara yang akan rusak atau bahkan hilang sama sekali,” katanya.

Artikel dikutip dari satelitpost.com, link
https://satelitpost.com/regional/banjarnegara/muncul-petisi-untuk-selamatkan-stasiun-banjarnegara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *