Saling Dorong Demo Perangkat Desa Merusak Pintu Gerbang Kantor Bupati Kebumen

by -65 views

Kebumenzone, Diawali dengan pembakaran keranda di depan gedung DPRD aksi yang dilakukan oleh Kepala Desa dan perangkatnya berujung ricuh. Jumat(30/11) Dikutip dari suaramerdeka.com. telah terjadi aksi saling dorong antara peserta aksi dengan personil satpol PP di depan kantor Bupati.

Masa aksi yang tergabung dalam asosiasi pemerintah Daerah Indonesia(APDESI) dan persatuan perangkat desa Indonesia(PPDI) melakukan aksi di depan kantor bupati setelah sebelumnya di depn kantor DPRD. Beberapa saat mereka bergantian menyampaikan orasinya dari perwakilan kecamatan. Tiba-tiba mereka merangsek ingin masuk. Aksi dorong dengan personil satpol PP pun terjadi, karena terhalang tembok akhirnya pintu dari besi ditarik hingga sambungan pintu patah dan berhasil di robohkan.

Aksi ini digelar dalam rangka menyampaikan aspirasi salah satunya menuntut kenaikan penghasilan tetap (siltap) kepala desa dan perangkat desa sesuai dengan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Kebumen 2019.

“Saat desa mengelola dana lebih dari Rp 1 miliar, perangkat desa berpenghasilan jauh di bawah UMK. Ibaratnya ‘tikus mati di lumbung padi’, atau ‘pitik mati kurugan pari’,” ujar Ketua DPC APDESI Kebumen Widodo Sunu Nugroho.

Sedianya para pengunjuk rasa hendak menemui Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Ujang Sugiono. Akan tetapi keduanya berada di Bogor untuk menghadiri penetapan Geopark Karangsambung dan Karangbolong menjadi Geopark Nasional.

Peserta aksi lalu ditemui oleh Plt Asisten I Sekda Muhammad Amirudin dan Asisten II Tri Haryono. Pada intinya mereka akan menampung aspirasi para kepala dan perangkat desa terkait kenaikan penghasilan tetap dan kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Karena kami tidak memiliki wewenang untuk memutuskan. Aspirasi tersebut akan dilaporkan kepada wakil bupati,” ujar Amirudin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *