Merawat Keragaman, Memupuk Solidaritas Menuju Indonesia yang Inklusif dan Berkeadilan

by -38 views

WONOSOBOZONE – Festival Hak Asasi Manusia (HAM) ke-5 Tahun 2018 akan digelar di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah dengan mengangkat tema Merawat Keragaman, Memupuk Solidaritas Menuju Indonesia yang Inklusif dan Berkeadilan, acara ini digelar pada 13-15 November. (13/11)

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa tengah Ir. H Ganjar Pranowo, Ketua Komnas Ham Ahmad Taufan Damanik, Kepala biro penyusunan dan penyuluhan hukum difisi hukum mabes polri Brigjen Pol Dr H Agung Makbul SH.Mm, Brigjen TNI Rudi Samsir, Bupati dan walikota se Indonesia, Bupati Wonosobo Eko Purnomo SE.MM, Kapolres Wonosobo AKBP Abdulwaras S.ik, Kepala OPD Kab Wonosobo, Ketua INFID Dian Kartika Sari, Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Inf Jaka Susila, Deputi V kantor staf Presiden RI Ibu jaleswari Pramodha wardhani.

Bupati wonosobo Eko Purnomo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Komisi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sehingga Kabupaten Wonosobo terpilih sebagai tempat diselenggarakannya Festival Hak Asasi Manusia Indonesia.

”Mudah-mudahan kepercayaan ini akan membawa manfaat dan mampu meningkatkan motivasi pemerintah beserta seluruh komponen masyarakat, untuk mewujudkan Kabupaten Wonosobo ramah Hak Asasi Manusia, yang ikut berimplikasi, pada terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang toleran, bersatu dalam perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia”, ujarnya.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, festival HAM yang merupakan rangkaian peringatan Hari HAM ini diselenggarakan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hak asai manusia.

“Penyelenggaraan ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen Indonesia kepada dunia tentang toleransi, kerukunan umat beragama, perlindungan terhadap perempuan, perlindungan terhadap penyandang disabilitas, serta pemenuhan dan perlindungan HAM secara umum,” ujarnya.

Dengan acara ini, Komnas HAM bersama INFID, serta dukungan dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin menunjukkan komitmen kepada dunia mengenai praktik-praktik toleransi, kerukunan umat beragama, perlindungan terhadap perempuan, disabilitas serta pemenuhan dan perlindungan HAM secara umum.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebutkan, acara tersebut merupakan bentuk komitmen mereka menjadikan HAM sebagai nilai dasar dalam kehidupan. “Festival HAM ini merupakan komitmen bersama dari Komnas HAM, kepala daerah dan pemerintah dan NGO serta masyarakat Indonesia untuk menjadikan komitmen HAM menjadi nilai-nilai dasar dalam bermasyarakat, bernegara, dan membangun tanah air,” ujar Taufan dalam sambutannya. Taufan menyebutkan kata festival dipilih agar acara ini terkesan santai dan tidak menyeramkan.

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Inf Jaka Susila disela-sela acara menyampaikan merasa tersanjung karena Wonosobo merupakan kota yang ramah HAM, selaku institusi TNI Kodim 0707/Wonosobo akan selalu mendukung kegiatan agar stabilitas dan keamanan Wonosobo selalu terjaga. Dengan adanya stabilitas yang kondusif maka di Wonosobo diharapkan tidak akan terjadi pelanggaran HAM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *