Hadapi kejurkab, atlet karate Dojo Takata giat berlatih

by -107 views

TEMANGGUNGZONE – Menghadapi Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) cabang olahraga karate yang diadakan oleh Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kabupaten Temanggung pada Sabtu (3/11) mendatang, para atlet karate yang hendak mengikuti ajang tersebut terus giat berlatih tentunya. Seperti para siswa atlet dari perguruan Dojo Takata Temanggung, mereka terus melakukan persiapan seperti latihan training center setiap hari selama tiga minggu sebelum hari H pertandingan. Sedikitnya ada 20 atlet dari perguruan Dojo Takata yang akan mengikuti kejurkab karate Sabtu mendatang. Dyah Ayu Fitri Sofina, salah satu atlet Dojo Takata, meski pulang sekolah sudah menjelang sore namun tak menyurutkan semangat untuk berangkat latihan, karena ia ingin mendapatkan hasil yang maksimal saat bertanding nanti. Hal tersebut diungkapkan Dhini Aminarti selaku orang tua gadis yang masih duduk dibangku kelas 6 sekolah dasar itu kepada @temanggungzone saat menemani putrinya berlatih bersama teman-temannya di balai desa Kranggan, Kamis (1/11) Sore. “Tiap hari saya temani latihan Alhamdulillah anaknya juga semangat,” ucap Dini. Sebagai orang tua, lanjut Dini sudah sepatutnya dan seharusnya memberikan dorongan dan support serta motivasi kepada anak terhadap bidang yang digemarinya, selama bidang tersebut memberikan dampak positif bagi si anak. Ia pun berharap di kejurkab nanti Putrinya dan anak-anak lainnya dari Dojo Takata mendapatkan juara. Menurutnya kejurkab ataupun perlombaan-perlombaan serupa, merupakan media untuk mencoba kemampuan para atlet dari latihan-latihan yang selama ini telah dilakukan. Sore itu, anak – anak beserta Farid Waluyo selaku pendiri Perguruan Karate Dojo Takata sekaligus pelatih memang tampak begitu semangat berlatih. Dojo Takata sendiri dibentuk oleh Fariq Waluyo pada 12 Januari 2016 lalu. Takata diambil dr bahasa Jepang sbg asal olahraga karate, yg artinya besar, kuat, kokoh. Dia berharap Dojo atau perguruan yg didirikan itu menjadi perguruan karate yang besar dan kuat. Di Temanggung sendiri, dikatakan Fariq Dojo Takata termasuk perguruan karate yang termuda. “Kita ini yang palin muda, banyak perguruan lain yang sudah berdiri terlebih dahulu,” terang Fariq. Meski demikian, jelas Fariq, Dojo Takata sudah mendapatkan banyak prestasi. di tahun pertama berdiri Perguruan Karate yang didirikan nya itu sudah mendapatkan prestasi di kejurkab Temanggung tingkat karisidenan kedu yakni Vanza Aufa Anggara juara 3 Kumite prapemula pa -35kg dan Adrian Naszar juara 3 prapemula +35kg pa. Ditahun selanjutnya pada kejuaraan Walikota Cup Piala Disporpar Jateng tingkat DIY- Jateng, Kinanthi Farinsya Achmad mendapatkan juara 2 kumite prapemula kelas -35kg pi dan Muhammad Saniv juara 3 kata usia dini. Masih ditahun yang sama, pada kejurprov lemkari di Purbalingga, para Atlet Dojo Takata berhasil memborong banyak prestasi, yaitu juara 1 kata beregu putra pra pemula yakni Haidar Rifa, Vanza Aufa Anggara dan Alkindy, Juara 1 kata perorangan pa usia dini Muhammad Saniv, Juara 1 usia dini kumite Muhammad Saniv, Juara 1 usia dini pi -30 kg Nugrahesa Bunga, Juara 1 kumite pemula pi -40 Kinanthi Farinsya, Juara 1 kumite -35 pa prapemula kelas debutan Kevin, Juara 2 Jeconia hanindya, Juara 3 Mohammad Nossa, Juara 1 kelas pra pemula pi debutan +35kg pi Dyah Ayu Fitri Sofyna, Juara 3 Jovita Maharani, Juara 3 kumite prapemula putra -35kg Haidar Rifa, Juara 3 kumite +35kg pa Alkindy, Juara 2 kelas -40kg pemula pa Safry robian maulana putra. Sementara di tahun 2018 ini, pada seleksi popda Kabupaten Temanggung, Juara 1 kelas -35 kg pa Vanza Aufa Anggara, Juara 2 kelas prapemula pi -30 kg Nugrahesa Bunga, Juara 1 kelas kumite +35kg pi Kinanthy Farinsya, Juara 3 Dyah ayu fitri sofyana, Juara 2 kumite prapemula -35 kg pa Haidar Rifa Arjunaja, Juara 3 Jeconia. “Untuk tahun 2018 di Magelang, kita juara umum 2 dengan perolehan 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu sedangkan untuk di Jepara tingkat Jawa – Sumatra – Bali, pada kelas debutan, kita juara umum 30 dengan perolehan 4 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu,” pungkas Fariq.