Jelang Musim Hujan, Harga Produk Hortikultura tak Menentu

by -34 views

TEMANGGUNG – Menjelang musim hujan, beberapa harga produk hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih naik dibandingkan bulan September lalu. Berdasarkan pantauan Suara Merdeka di pasar tradisional Wage Adi Winangun Kecamatan Ngadirejo, harga cabai lokal atau cabe jawa Rp 20.000 per kg, harga cabai rawit hijau sekitar Rp 24.000 per kg, harga cabai merah besar sekitar Rp 35.000 per kg, sementara untuk harga tomat Rp 5.000 per kg. Harga tersebut mengalami kenaikan sekitar 10% dibanding harga pada beberapa waktu sebelum nya.

Sementara untuk harga bawang merah juga mengalami kenaikan yang sama yakni menjadi Rp 20.000 per kg dan harga bawang putih sekitar Rp 25.000 per kg untuk bawang putih biasa dan Rp 24.000 untuk harga bawang putih bombay. menurut salah satu pedagang produk hortikultura Ani mengatakan bahwa harga-harga tersebut tidak menentu, tiap bulannya pasti mengalami perubahan bahkan harga hari ini dengan hari besok saja bisa jadi sudah beda. “Harganya itu berubah – ubah tak menentu,” ucap Ani kepada Suara Merdeka di lapaknya sembari meladeni para pembeli, Selasa (30/10).

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena ada beberapa faktor. Bisa jadi karena produksinya tidak banyak, sudah memasuki musim hujan, kemungkinan sudah tidak panen lagi, atau distribusinya terganggu. “Itulah yang sebabkan harga naik,” lanjutnya. Naiknya harga cabai rawit dan teman-temannya membuat para pembeli mengeluh, sebab bila cabai naik, harga kebutuhan pokok lainnya pun dikhawatirkan akan ikut naik. “Kalo semua naik ya sedih, belum lagi biaya lainnya yang cukup besar,” keluh salah satu pembeli dilapak bu Ani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *