Ragam Aktivitas Wajib Coba di Candi Borobudur yang Jauh dari Kata Bosan

by -72 views

WONOSOBOZONE – Mumpung liburan panjang di Yogyakarta, tidak ada salahnya melipir sejenak ke Magelang, tepatnya mengunjungi Candi Borobudur. Setelah membeli tiket masuk lewat Traveloka ada berbagai kegiatan seru yang bisa dijajal di salah satu Situs Warisan UNESCO. Jika sudah terbiasa melihat aneka bentuk stupa dan menanti sunrise, coba beberapa kegiatan yang tak kalah asyik berikut ini.

Berinteraksi dengan Gajah

Masih ingat dengan viralnya foto prewedding Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo yang memajang dua gajah dengan latar Candi Borobudur yang megah? Kini, makin banyak pengunjung yang tertarik menjajal program Elephant Back Safari. Tarif keliling naik gajah di kawasan candi megah ini pun bervariasi karena disesuaikan dengan durasi dan destinasi yang ingin dikunjungi.

Jika paket naik gajah cukup berat di kantong, kamu masih bisa berinteraksi dengan gajah. Mulai dari berfoto, memberi makan gajah, memandikan, hingga sekadar menaiki punggung gajah untuk berfoto. Wajib dicoba, nih!

Mampir ke Punthuk Setumbu

Lokasi ini makin diminati pengunjung setelah tampil sebagai salah satu setting film AADC 2. Dari ketinggian sekitar 400 meter dari atas permukaan laut, Punthuk Setumbu menawarkan pemandangan Candi Borobudur dari sisi pandang yang berbeda.

Dini hari menjadi waktu terbaik untuk menikmati view di bukit yang berada di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Pasalnya, lokasi di sebelah barat daya Candi Borobudur ini pas menyuguhkan pemandangan candi yang tertimpa sinar matahari pagi yang keemasan.

Galeri Unik & Seni Borobudur Indonesia

Masih di dalam komplek Candi Borobudur, pengunjung bisa memasuki Galeri Unik Seni Borobudur Indonesia yang berada di bagian belakang candi. Biasa disingkat sebagai GUSBI, di sini terdapat berbagai benda bersejarah hingga karya seni bernuansa Jawa. Mulai dari patung Buddha emas terkecil, patung loro blonyo, hingga manusia terpendek dari Magelang.

GUSBI sangat cocok dikunjungi bersama anak-anak karena menyuguhkan aktivitas sarat edukasi. Di sini akan diperlihatkan cara membuat kerajinan gerabah dari tanah liat, mengupas kopi secara tradisional, hingga menumbuk padi dengan lesung.

Museum Kapal Samudraraksa

Ada cerita menarik di balik berdirinya Museum Kapal Samudraraksa. Bermula dari keinginan mantan Angkatan Laut Inggris, Phillipe Beale, yang melihat relief kapal di Candi Borobudur dan membuat replikanya. Tapi baru pada tahun 2003 kapal ini siap diuji coba setelah menghabiskan waktu 20 tahun dalam proses pembuatannya.

Kapal ini kemudian berangkat dari Bali menuju Jakarta , sebelum melanjutkan perjalanan ke Ghana, Afrika. Kapal Samudraraksa ini kemudian dimuseumkan di dalam kompleks Candi Borobudur. Dibuka mulai pukul 6 pagi hingga 5 sore, pengunjung wajib membayar biaya Rp100 ribu untuk masuk ke dalam kapal.

Ada berbagai kegiatan menarik yang bisa dijajal di sekitar Candi Borobudur. Coba satu per satu, yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *