Dinkes Temanggung ciptakan Generasi Peduli Hidup Sehat melalui Pramuka

by -16 views

TEMANGGUNGZONE – Untuk mewujudkan tercapainya gerakan pramuka, yakni membangun karakter pemuda yang tangguh, kuat dan memiliki jiwa patriotisme serta membangun
pengetahuan dan budi pekerti. Dinas Kesehatan Kabupaten Temenggung menggelar kegiatan Bakti Husada Ini Action tahun 2018 di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Kamis 27 September 2018

Kegiatan tersebut merupakan pertemuan pramuka baktihusada Kabupaten Temanggung yang digelar dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam membangun masyarakat seperti yang tersirat dalam Tri Satya Pramuka Penegak dan Pandega
.
Kegiatan yang mengambil tema “Saka Bakti Husada Penggerak Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat)” itu diharapkan mampu memupuk para peserta untuk memiliki rasa kepedulian dan rasa pengabdian sebagai anggota Pramuka terhadap Masyarakat
.
Selain sebagai media berkegiatan bersama antar anggota Saka Bakti Husada se-Kabupaten Temanggung, Kasi Promkes dan pemberdayaan masyarakat dinas kesehatan kabupaten temanggung Samudi mengatakan bahwa Bakti Husada In Action juga untuk menumbuhkan kesadaran Germas yang harus diaplikasikan dikehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada masyarakat
.
“Karena SBH (Saka Bakti Husada) adalah penggerak Germas, jadi diharapkan anak-anak binaan kita yang berada di tiap-tiap kecamatan atau kontingen dapat ikut mensukseskan program budaya hidup sehat”, ungkap Samudi
.
Samudi menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dan Bakti Husada In Action itu adalah yang ke dua kalinya
.
“Berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di tiap kawedanan, kali ini kita laksanakan di satu lokasi dan semoga tahun depan kita bisa menyelenggarakan dengan lebih meriah di tempat yang lebih memadai”, jelas Samudi
.
Lanjut Samudi, peserta terdiri dari 25 Kontingen atau 25 Puskesmas dan tiap Puskesmas membawa Pramuka binaannya masing-masing. Karena tidak semua Puskesmas memiliki binaan tingkat SMA, maka peserta dibagi menjadi dua kategori yakni pandega untuk SMA dan penegak untuk SMP
.
“Sebenarnya kita memiliki 26 Puskesmas namun masih ada Puskesmas yang masih bergabung dengan Puskesmas lain yaitu Puskesmas Banjarsari Ngadirejo, jadi yang ikut hanya 25 Puskesmas dengan total jumlah peserta kurang lebih sekitar 325 Orang yang terdiri dari Pelajar SMP dan SMA”, terang Samudi
.
Ada 16 PESERTA BAKTI HUSADA IN ACTION TAHUN 2018 TINGKAT SMA yaitu SMAN 2 Temanggung binaan dari Puskesmas DHARMARINI, SMK Swadaya Temanggung binaan dari Puskesmas Temanggung, SMKN Tembarak binaan dari Puskesmas Tembarak, MA Assalam Kranggan binaan dari Puskesmas Kranggan, SMKN 1 Pringsurat binaan dari Puskesmas Pringsurat, SMAN 1 Pringsurat binaan dari Puskesmas Rejosari, SMA Bhakti Karya Kaloran binaan dari Puskesmas Kaloran, SMA Miftahul Mubtadien Montessori Kaloran binaan dari Puskesmas Tepusen, SMKN Jumo binaan dari Puskesmas Jumo, SMK NU Temanggung binaan dari Puskesmas Kedu, MA Miftakhul Huda Bulu binaan Puskesmas Bulu, SMK 17 Parakan binaan Puskesmas Parakan, SMAN 1 Parakan binaan Puskesmas Traji, SMKN Bansari binaan Puskesmas Bansari, SMK Muhammadiyah 1 Ngadirejo binaan Puskesmas Ngadirejo dan SMAN 1 Candiroto binaan Puskesmas Candiroto
.
Sedangkan untuk peserta tingkat SMP berjumlah 9 Kontingen yaitu SMPN 1 Tlogomulyo binaan Puskesmas Tlogomulyo, MTs Maarif Tembarak binaan Puskesmas Selopampang, SMP Muhamadiyah 4 Kranggan binaan Puskesmas Pare, SMPN 1 Kandangan binaan Puskesmas Kandangan, MTs Maarif Gemawang binaan Puskesmas Gemawang, SMP N 1 Kledung binaan Puskesmas Kledung, MTs Al Hidayah Wonoboyo binaan Puskesmas Wonoboyo, MTs Muhammadiyah Bonjor binaan Puskesmas Tretep dan MTs Maarif Bejen binaan Puskesmas Bejen
.
Kegiatan diawali dengan senam bersama dan diakhiri dengan upacara penutupan. Selain itu juga ada kegiatan lomba merangkai buah, melukis tempat sampah organik dan unorganik serta lomba yel-yel.
.
.
“Selain membagikan bibit buah untuk ditanam di Sekolah masing-masing, para peserta juga kita berikan paket poster pengamanan jajan anak sekolah (PJAS) untuk dipasang di Kantin Sekolah, dimana tiap paket terdiri dari 6 item yang diharapkan dapat memberikan edukasi ke pelajar perihal pemilihan jajanan yang aman dan memenuhi nilai gizi”, tutup Samudi
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *