Pemerintah Wonosobo Dukung Program NU

by -77 views

WONOSOBOZONE – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendukung setiap program yang dilakukan Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Wonosobo, terutama dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal itu dikatakan Tarjo, SSos, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kabag Kesra) Setda Wonosobo mewakili Bupati Eko Purnomo yang berhalangan hadir dalam acara “Pekan Sosial Muslimat NU, Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1440 H dan Hari Santri 2018” yang digelar PC Fatayat dan PC Muslimat Wonosobo, di Komplek Panti Asuhan Darul Hadlonah Karangluhur Kalianget Wonosobo, Minggu (23/9). Sebelumnya Ketua PCNU Wonosobo Dr H Arifin Shidiq, MPdI dalam sambutanya mengatakan selama ini, PCNU setempat, termasuk PC Fatayat NU dan PC Muslimat NU, tengah getol melakukan pemberdayaan warga nahdliyin di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan pengkaderan. “NU punya asset lembaga pendidikan dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif) yang luar biasa. Saat ini NU juga tengah getol menggerakkan ekonomi melalui program KOIN, yakni pengumpulan dana melalui warga NU dari rumah ke rumah”, kata Arifin Shidiq. PCNU juga sedang giat melakukan pengkaderan melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) untuk kader-kader NU di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kecamatan Pengurus Ranting (PR) NU dan Badan Otonom NU (Banom) di desa-desa. Selain itu, imbuh mantan Ketua KPUD Wonosobo, NU juga tengah merintis berdirinya Rumah Sakit NU (RSNU). Saat ini di Wonosobo, telah berdiri Klinik Pratama Nailus Syifa’ di Kertek, Klinik Pratama Rawat Inap Mabarot NU Tieng Kejajar dan Klinik Pratama As Syifa’ Jawar Mojotengah Wonosobo. Dalam pekan sosial yang dihadiri ribuan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU itu, Ketua Panitia Pekan Sosial Muslimat NU, Peringatan Tahun Hijriyah dan Hari Santri, Ruqoyah Muchottob Hamzah, melaporkan dalam pekan santunan tersebut ada sekitar 450 anak yatim piatu dari PA Darul Hadlonah, yang menerima santunan. Dana santunan tersebut berasal dari sedekah tokoh dan warga NU di Wonosobo. Dia berharap bantuan dalam bentuk uang tersebut bisa bermanfaat bagi para penerima. Sementara itu, Kiai Sudani, M Pd I yang mengisi pengajian dalam acara tersebut mengatakan tiga amal yang tidak akan putus sampai akhirat, yakni amal jariyah, anak sholeh dan ilmu yang bermanfaat. Karena itu, guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 3 Kejajar Wonosobo itu, mengajak semua jama’ah untuk rajin bersedekah dan mendidik anaknya dengan ilmu agama Islam yang kuat di pesantren atau di madrasah diniyah. Apalagi saat ini, NU Wonosobo sedang berjuang mendirikan rumah sakit, oleh karena itu, warga NU diharapkan membantu dengan sedekah agar RSNU di Wonosobo cepat berdiri. “Sedekah, anak sholeh dan ilmu bermanfaat itulah yang bisa menyelamatkan ummat diakherat”, ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *