50 Orang Ikut Operasi Katarak

by -21 views

WONOSOBOZONE – Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, tinjau pelaksanaan bakti sosial Operasi penyakit mata katarak untuk berikan support kepada 50 penderita penyakit mata katarak, yang digelar Pemerintah Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Yogyakarta, serta didukung sponsor dari Tolak angin Sido Muncul, yang masuk dalam agenda rangkaian peringatan Hari Jadi Wonosobo ke 193. Bertempat di RSUD KRT Setjonegoro, Minggu (16/9).

Pada kesempatan itu Eko Purnomo, menyampaikan agar kegiatan bhakti sosial operasi katarak bagi masyarakat ini, mampu membuahkan manfaat, serta berdampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat khususnya kesehatan mata.

Menurutnya, penyakit mata masih merupakan masalah kesehatan masyarakat bagi masyarakat kurang mampu, utamanya penyakit katarak, yang mana penyakit ini bisa mengakibatkan kebutaan. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah semua pihak, sebab upaya-upaya promotif kesehatan mata yang selama ini sudah dilaksanakan, ternyata belum begitu menyentuh masyarakat kebanyakan.

Oleh karena itu para dokter mata serta para pihak yang peduli dengan kesehatan mata masyarakat, harus bisa menangkap hal ini dengan bijaksana. Mereka diminta lebih intensif lagi, dalam upaya memasyarakatkan kesehatan mata kepada semua lapisan masyarakat dan bisa membuat masyarakat melihat, bahwa kesehatan mata adalah kebutuhan primer, bukan lagi menjadi kebutuhan tersier atau barang mewah, sehingga mereka secara sadar memeriksakan kesehatan matanya di instalasi-instalasi kesehatan terdekat secara periodik.

Sementara Plt. Direktur RSUD KRT Setjonegoro Kabupaten Wonosobo, Dr. RM Okie Hapsoro BP, juga menyampaikan bahwa agenda ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Pemerintah. Untuk membantu masyarakat khusunya yang kurang mampu.

Okie juga menambahkan bahwa operasi ini diikuti oleh 50 orang penderita penyakit mata katarak. Serta ditangani oleh para dokter ahli mata dari RSUD KRT Setjonegoro dan dari PERDAMI Yogyakarta.

“Agenda seperti ini akan terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat penderita penyakit mata katarak, dimana jumlah penderita penyakit kebutaan di Wonosobo masih cukup banyak,” pungkas Okie Hapsoro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *