Pengembangan Produk Pangan Berbasis Carica

by -98 views

Sinergi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Wonosobo, UKM Olahan Carica, dan Universitas Jenderal Soedirman dalam Pengembangan Produk Pangan Berbasis Carica

Oleh : Dr. Santi Dwi Astuti, STP, MSi.

Buah Carica (Carica pubescens) merupakan produk indikasi geografis Wonosobo. Buah carica terdiri dari daging yang kaya vitamin C (80 mg/100g) dan kalium (125 ppm), pulp yang kaya serat pangan larut seperti pektin (9 %bk) dan serat pangan tak larut seperti selulosa (44 %bk), dan biji yang kaya antioksidan (86 %bk). Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan stamina dan imunitas (kekebalan tubuh). Kalium berfungsi untuk mengatur tekanan darah dan mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi). Serat pangan larut penting bagi kesehatan usus besar. Serat pangan tak larut mampu menurunkan berat badan, lemak dan kolesterol, mengikat zat karsinogenik, memperlancar BAB. Antioksidan mampu mencegah pembentukan radikal bebas penyebab kanker dan penuaan dini.Saat ini, pengolahan buah carica menjadi produk yang lebih awet terutama dalam bentuk koktail (carica in syrup).

Untuk meningkatkan nilai tambah, nilai ekonomi dan nilai guna buah carica, maka selain koktail carica, buah carica dapat diolah menjadi beraneka ragam produk siap konsumsi. Diversifikasi pangan terbagi menjadi 2 golongan, yakni diversifikasi horisontal dan diversifikasi vertikal. Diversifikasi horisontal adalah penganekaragaman di dalam satu jenis produk. Misalnya adalah diversifikasi koktail carica.

Diversifikasi koktail carica yang dapat dilakukan adalah : 1) mengemas koktail carica dalam kemasan botol kaca dan cup plastik dengan berbagai ukuran volume kemasan; 2) menyajikan koktail carica dengan beberapa varian dimensi buah carica (ukuran potongan carica yang berbeda); 3) membuat koktail carica dengan berbagai formula : formula tanpa bahan tambahan pangan (BTP), formula dengan BTP dasar (pengatur keasaman, pengawet, pewarna), formula dengan BTP lanjutan (penguat rasa atau flavor), formula dengan mencampur carica dengan bahan lain (seperti kolang kaling, terong belanda, dan sebagainya).

Diversifikasi vertikal adalah penganekaragaman produk olahan berbasis carica. Buah carica dapat diolah menjadi koktail carica dengan memanfaatkan buah setengah matang atau mengkal. Dalam satu kali panen, tentunya, buah carica yang dipanen terdiri dari buah mengkal dan buah matang serta buah lewat matang. Buah carica yang matang atau lewat matang dapat digunakan untuk membuat produk lain seperti jelly drink, selai, jus, nata de carica, pulpy, ice cream, konsentrat, dan sirup carica. Namun hingga saat ini, diversifikasi produk berbasis carica seperti disebutkan di atas belum dilakukan oleh UKM olahan carica di Wonosobo. Ada beberapa UKM yang telah membuat diversifikasi olahan carica selain koktail carica namun penerimaan produk-produk tersebut oleh konsumen masih rendah.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Wonosobo (Dinas Perdagangan Koperasi UKM) dan UKM Carica KUB Berkah Mandiri Wonosobo yang memproduksi olahan carica dengan merek PATARA telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) dengan fokus kegiatan yaitu diversifikasi olahan carica. Kegiatan ini dimulai Tahun 2017 dan bersifat kompetitif multitahun hingga tahun 2019. Fokus program yaitu pengembangan minuman ready to drink carica. Tujuan umum kegiatan adalah menerapkan teknologi pengolahan minuman ready to drink carica untuk meningkatkan kuantitas produksi, kualitas produk, sumber daya manusia, pemasaran, serta daya saing UKM di Kabupaten Wonosobo. Hingga saat ini, kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi :
Diseminasi teknologi melalui pemaparan dan diskusi dengan UKM Olahan carica se-Kabupaten Wonosobo tentang penggunaan bahan tambahan pangan dan cara produksi yang baik dalam pengolahan carica untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk koktail carica.

Introduksi teknologi, pelatihan dan pendampingan produksi diversifikasi olahan buah carica yang meliputi pembuatan jelly drink, selai, jus, pulpy, dan minuman fungsional biji carica di tahun 2017 dan 2018; dan di tahun 2019 akan dibuat es krim dan konsentrat buah carica.

Pelatihan dan pendampingan pengelolaan usaha UKM, yang meliputi manajemen produksi, sumber daya manusia, keuangan, pemasaran, Pemberian peralatan produksi, diantaranya yaitu mesin press hidrolik, mesin pulpy, mesin sentrifugasi, refrigerator, freezer, display cooler, mesin pembuat dodol, pengering kabinet, dan mesin penghancur buah
Penyusunan kelengkapan produksi produk baru, yang meliputi analisis nilai gizi, desain kemasan dan label, penyusunan prosedur operasi standar.

Produksi kontinu produk baru oleh UKM mitra dan pendampingan produksi dan pengelolaan usaha Promosi dan pemasaran produk baru. Kegiatan promosi dan pemasaran sepenuhnya dilakukan oleh KUB Berkah Mandiri selaku mitra kegiatan.

Dampak positif kegiatan ini adalah makin termotivasinya mitra UKM carica untuk mengembangkan usahanya. Hal ini tercermin dengan diperolehnya prestasi UKM selama 2 tahun terakhir yakni sebagai Juara 2 lomba diversifikasi carica tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2017 dan Juara 2 UKM Award Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *