Lomba PBB Linmas dalam Rangka HUT RI

by -24 views

WONOSOBOZONE – Dalam rangka memperingati HUT RI ke 73 tahun 2018, Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo mengadakan perlombaan PBB bagi Linmas se Kecamatan Kertek.

Lomba di laksanakan di halaman Kecamatan Kertek selama 2 hari (Rabu dan Kamis, tanggal 1 s/d 2 Agustus 2018). Sebelum Lomba hari ini Rabu tanggal 1 Agustus 2018, Camat Kertek Muhammad Said, S.Sos.MM secara langsung membuka Lomba PBB se Kecamatan Kertek. Dalam sambutannya “Lomba PBB antar linmas se Kecamatan Kertek ini sudah merupakan program kecamatan sebagai bentuk pengecekan kesiap-siagaan Linmas dan juga sebagai bentuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia ke 73. Kenapa pengumuman pelaksanaan lomba mendadak, ya karena ini sebagai bentuk kesiap-siagaan Linmas”.

Lanjut Camat “Bencana alam itu tidak laporan dulu, demikian juga perkelahian/tawuran tidak lapor saya dulu, kalau lapor pasti saya hentikan/larang. Linmas atau Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan kegiatan perlindungan masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan bencana, membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan di desa / kelurahan. Linmas dituntut harus siap siaga bila sewaktu-waktu di butuhkan masyarakat bersama unsur TNI, Polri dan Pemerintahan untuk menjaga wilayahnya aman damai. Jadi dalam lomba ini jangan hanya mengejar kemenangan, akan tetapi lebih utamakan menjaga disiplin diri agar bisa siap sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat” Tutup Camat.

Yang namanya perlombaan pastinya ingin mempersiapkan diri agar bisa tampil maksimal, minimal tidak mempermaukan Desa yang diwakilnya. Serda Nur Wahid Bhabinsa Desa Reco mengatakan “Kabar tentang perlombaan sampai kedesa 1 minggu sebelum pelaksanaan lomba, sedangkan mengumpulkan linmas di siang hari sangatlah tidak mungkin, mengingat banyak Linmas yang bekerja. Setelah terkumpul kami harus menyeleksi dan yang bisa meluangkan waktu saat pelaksanaan omba maupun latihan. Dan akhirnya hanya tersisa 3 hari untuk latihan, itupu dilaksanakan sore hari setelah selesa bekerja. Saat latian banyak juga gangguan, seperti Linmas Perempuan di datangi suaminya karena belum masak dirumah”.

Hal senada di sampaikan Brigadir Fendi Tri Wibowo Anggota Polsek Kertek yang menjadi Polmas Desa Damarkasihan “Baik Polmas/Bhabinkamtibmas maupun Babinsa pasti mengalami seperti Serda Nur Wahid. Untuk mengatasi hal tersebut, di Desa Damarkasihan memaksimalkan latihan di sore hari setelah pulang bekerja dan setelah Sholat Isya. Kami berusaha mengejar kemenangan, akan tetapi di balik itu saya sudah bangga terlebih dahulu dengan Linmas dan Warga Damarkasihan yang antusias mendukung perlombaan ini, hal tersebut juga memperlihatkan guyup rukun warga Damarkasihan”.

Bagi Linmas sendiri pelatihan PBB baik oleh Polri maupun TNI bukanlah hal baru akan tetapi ya tetep sulit jelas Sabar Widodo Linmas Desa Candiyasan “Kami terbiasa pegang cangkul dan sabit, jalan di tanah blekok (berlumpur) di sawah, saat di latih PBB banyak hal lucu yang terjadi, ada yang mbagong hingga mukul ketiak depannya, bahkan saat jalan di tempat tidak sedikit lutut menyundul pantat depannya”.

Hari Pertama lomba gelak tawa penonton pecah melihat aksi dari beberapa Linmas yang sedang melaksanakan lomba, ada yang balik kiri saat di beri aba-aba balik kanan, ada yang mbagong hingga salah mendengar aba-aba.

Waka Polsek Kertek Iptu Sunaryono selaku Katim Juri dan Serma Sutardi Anggota Kodim 0707 Wonosobo selesai lomba di hari pertama memberikan apresiasi karena hanya dengan latihan yang rata-rata dua hari sudah memberikan hasil yang bagus. “Dalam PBB bukan hanya gerakannya yang bagus, akan tetapi lebih utamakan penanaman disiplin dan dengan pelatihan bersama menjadi guyup rukun, sehingga segala permasalahan didesa bisa diantisipasi dan diselesaikan dengan bijak karena warganya sudah guyup semua. Tutup Iptu Sunaryono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *