Dosen Universitas Juanda Bogor Isi Khutbah Sholat Ied di Alun-Alun Wonosobo

by -78 views

WONOSOBOZONE – Dosen Universitas Juanda Bogor, Mustholah Maufur, MA., Jumat 15 Juni 2018, memberikan khutbah Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Wonosobo. Dalam khutbahnya Mustholah menyampaikan tema menatap masa depan sejati.

Menurut Maufur, puasa hakekatnya mengajarkan manusia untuk memahami apa tujuan sejati dalam hidup. Karena manusia tidak akan selamanya hidup kekal di dunia ini.

Apapun yang selama ini dicari, baik itu halal maupun haram, pada hakekatnya memiliki tujuan, sehingga puasa menuntun manusia untuk selalu ingat kepada Allah SWT, sang Maha Pencipta.

Selain itu, puasa hakekatnya akan melahirkan alumni Ramadhan yang baik, yakni alumni yang telah dibekali Allah dengan daya imsak yang kuat, tidak lagi dunia oriented tapi sangat menghayati ajaran Allah.

Untuk itu, Mustholah Maufur mengajak seluruh umat Islam untuk berdoa pada Allah, agar dimasukkan ke dalam golongan yang benar-benar ber-Idul Fitri dan menjadi alumni Ramadhan yang sesuai dengan desain dan sistem Allah SWT.

Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo, mewakili Pemerintah Kabupaten Wonosobo, sebelum sholat ied menyampaikan, bahwa Idul Fitri merupakan sesuatu yang penuh barokah dan karomah dari Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga diharapkan masyarakat bisa semakin menguatkan ikatan Ukhuwah Islamiyah sesama masyarakat Wonosobo.

Wabup juga menyampaikan, peringatan Idul Fitri bisa dijadikan sebagai momentum bagi peningkatan karakter positif masyarakat Wonosobo, yang ujungnya bisa meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat serta harmonisasi sosial di tengah pluralisme masyarakat.

Selain itu, Wabup juga mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut mendukung Pemerintah Kabupaten Wonosobo, bahu membahu mengatasi berbagi permasalahan yang masih membelit Wonosobo, seperti angka kemiskinan yang masih tinggi atau tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, yang mana kesemuanya masuk dalam 17 prioritas permasalahan pembangunan yang ditekankan Gubernur Jawa Tengah, saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati di awal tahun 2016.

Sementara itu, bertempat di Alun-alun Kecamatan Sapuran, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan, Idul Fitri menjadi kemenangan spiritual atas penyucian diri. Berangkat dari kesucian yang fitri tersebut, umat Islam harus meningkatkan usaha menuju hari depan yang lebih baik, meningkatkan amal ibadah, menjalin silaturami menuju persaudaraan umat manusia yang universal, tanpa memandang aspirasi politiknya, madzhab, agama, dan strata sosialnya.

Serta semuanya harus menempatkan diri sebagai sesama manusia yang tiada berdaya di hadapan kekuasaan Allah SWT. Disamping mampu mengendalikan diri dari sikap egoisme kelompok dan golongan dengan selalu menumbuhkan sikap-sikap rendah hati, berkasih sayang, berbagi kebahagiaan dan lembah manah, sehingga persatuan dan kesatuan menjadi satu keharusan dan keniscayaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *