Siang Bolong, Tiga Pasangan Muda Terciduk Sedang Berduaan Dikamar Kost

by -18 views

WONOSOBOZONE. Tiga pasangan muda mudi usia pelajar terciduk sedang berduaan di dalam kamar kost di wilayah Kelurahan Rojoimo, Kecamatan Wonosobo oleh Tim Gabungan operasi kenakalan remaja Jumat (27/4) siang. Ketiga pasangan berlainan jenis tersebut didapati Tim, sedang berduaan didalam kamar kost dengan pintu, dan jendela yang tertutup rapat.

Tim gabungan melakukan penyisiran di beberapa tempat, termasuk ke rumah kost di Jalan Lingkar Selatan Wonolelo sekitar pukul 14.00 WIB. Dan Tim ternyata mendapati pasangan muda-mudi berduaan di kamar kost yang dirazia. Saat dipergoki Tim, beberapa dari mereka mengaku pacaran dan kesemuanya masih duduk di bangku sekolah atau pelajar.

Ini ada 3 pasang, dan tidak ada yang statusnya menikah, semuanya masih pelajar,” kata Ketua Tim, Kasi Idiologi dan Wawasan Kantor Kesbangpol Eko Riyanto.

Bahkan di dalam salah satu kamar kost ditemukan alat bantu sex dan di kamar lain ditemukan botol miras. Namun mereka tidak ada yang mengakui milik siapa barang tersebut. Tim kemudian mengamankan dan membawa barang tersebut sebagai Barang Bukti (BB).

Ketiga pasangan bukan suami istri itu kemudian di bawa Tim ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik untuk dimintai keterangan. Kemudian dilakukan pembinaan dan mereka diharuskan menulis surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya dan Tim akan memanggil orang tua atau wali sebagai syarat agar mereka bisa pulang. Serta pemberitahuan kepada pihak Sekolah agar dilakukan tindakan dan pembinaan terhadap siswanya.

“Orang tua atau walinya akan dipanggil ke sini, dan mereka akan kami kembalikan kepada orang tua masing-masing, juga pihak sekolah akan kami kirim pemberitahuan,” tegas Eko.

Terkait terciduknya pasangang muda ini, Eko mengatakan, Ini mengutamakan asas praduga tak bersalah, kegiatan ini preventif yaitu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, untuk mencegah dan sebagai sock terapi untuk yang lainnya agar tidak menggunakan kost untuk kegiatan yang tidak manfaat atau kurang produktif, atau tidak sesuai dengan norma, tegasnya.

Tim Gabungan tersebut terdiri dari Kesbangpol sebagai Koordinatornya, TNI, Polri, Satpol PP, Disparbud, Disdikpora, Dinsos, dan PKK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *